Featured Post

Lipstik Maybelline The Powder Mattes!

Lipstik Maybelline The Powder Mattes ini jujur berhasil menarik rasa penasaranku waktu pertama kali melihat iklannya di Youtube. Matte , Ri...

Thursday, March 29, 2018

Review: L'oreal Paris Micellar Water


Sebenarnya saya sudah pernah mereview secara singkat di Instagram tentang L'oreal  Paris Micellar Water 3in1 Moisturizing (Pink) ini, jadi ketika saya dapat lagi dari 1 Set  Micellar Water saya senang sekali! Selain karena micellar water yang saya punya sudah habis dan belum sempat beli (saya jarang banget menggunakan micellar water, karena lebih sering pakai cleansing oil), saya jadi bisa mencoba micellar water favorit saya dengan varian yang berbeda, yakni L'oreal Paris Micellar Water 3in1 yang Refreshing (Biru).


Sebenarnya apa sih hal yang saya suka dari micellar water ?

Kalau menurut saya pribadi, L'oreal  Paris Micellar Water ini salah satu micellar water yang bagus. Selain bisa membersihkan makeup (dan nggak perih di mata!), micellar water ini juga aman ketika dipakai di kulit saya. Pengalaman saya ketika beberapa kali pakai micellar water merek lain, beberapa kali juga kulit saya berubah jadi super kering dan iritasi. Alhamdulillah banget saya berhasil menghabiskan 1 botol  Micellar Water 3in1 Moisturizing tanpa ada kendala berarti (ceileh). Walaupun kulit bersih, tetapi tetap sehat dan yang paling penting nggak bikin kering dan dry patches. 

Ini yang menurut saya jadi nilai plus Produk Micellar Water dari L'oreal Paris ini. Karena  juga memiliki rangkaian produk skincare, jadi ketika meluncurkan produk pembersih tidak hanya poin cleansing yang menjadi fokus tetapi juga kesehatan kulit yang menjadi prioritas. Karena kalau kulit kita bersih dari makeup dan polusi tetapi skin barrier-nya rusak, produk apapun yang kita pakai nggak akan terlihat maksimal di kulit. Selain itu, produk ini juga bebas dari alkohol dan pewangi sehingga cocok untuk kulit sensitif.


Setelah baca-baca tentang L’oreal Paris dan micellar water ini, saya baru tahu bahwa L’oreal menggunakan teknologi The Magic Micelles dalam memformulasikan produk ini. Yang pertama adalah teknologi micellar, dimana partikel pembersih bergabung menjadi lingkaran micellar dan menangkap kotoran mati, sisa make-up dan kulit mati. Kemudian untuk menjaga kelembapan kulit, L’oreal Paris menggunakan Hydrating Agents, yakni Glycerin. Fungsi Glycerin ini adalah melembapkan wajah dan melindungi dari kekerangan berlebihan, yang bisa menimbulkan dehidrasi pada kulit. 

Micellar water dari L'oreal Paris ini  sendiri ada 2 macam:

1. 3in1 Moisturizing
Diperkaya dengan Rose Water Extract, yang lebih cocok untuk kulit yang cenderung kering dan kombinasi.  Very very hydrating!
2. 3in1 Refreshing
Bahan utamanya adalah Fresh Mountain Water! Lebih cocok untuk kulit berminyak dan kombinasi. Membuat kulit bersih dan ‘matte’, tetapi nggak bikin dehidrasi! 

Buat kalian yang nggak menggunakan make-up dalam daily basis, jangan senang dulu! Bukan berarti kalian nggak memerlukan cleansing lho! Kalau kalian rajin menggunakan sunscreen, double cleansing itu sangat penting banget supaya sunscreen kita gunakan benar-benar bersih dari kulit. Selain itu, walau kalian nggak menggunakan sunscreen (sangat amat tidak disarankan please!) micellar water ini bisa mengeliminasi segala sisa-sisa kotoran yang menempel pada permukaan kulit. 


Memang apa manfaatnya kalau kulit kita bersih?

Selain lebih enak dipandang dan lebih sehat, kulit yang rajin dibersihkan juga akan lebih terlihat glowing, radiant dan lebih cerah! Percaya atau tidak, kulit saya setelah rajin menggunakan skincare (yang mana kunci utama adalah double cleansing) walaupun nggak seputih Rianti Carthwright tetapi jauh lebih cerah dibanding waktu saya tidak menggunakan skincare. Selain itu, kalau menggunakan make-up juga lebih menempel karena kulit yang sehat biasanya teksturnya lebih ‘make-up friendly’ dibanding yang tidak. 

Micellar water ini biasanya saya gunakan sebagai opsi dalam first cleanser, terutama kalau sedang menggunakan light make-up. Kalau lagi heavy make-up bagaimana? Kalau lagi rajin saya malah kadang-kadang triple cleansing, karena cleansing oil favorit saya sering pedih kalau diaplikasikan di mata sehingga saya lebih suka menggunakan micellar water untuk membersihkan make-up terlebih dahulu, baru kemudian cleansing oil dan cleanser untuk kebersihan wajah maksimal (ceileh). 

Micellar Water ini dijual dengan harga Rp 129.000,- di department store yang ada counter nya, seperti Matahari Department Store, Centro dan Sogo. Selain itu kamu bisa memperoleh produk ini di drugstore seperti Watsons dan Guardian. Jangan khawatir, buat kalian yang susah dan nggak sempat datang ke mall, bisa kok membeli produk-produk ini di ecommerce seperti Lazada dan Sociolla!

Tips:
Rajin-rajinlah mampir ke drugstore favorit kamu, karena kadang-kadang L'oreal Paris memberi spesial price untuk produknya disini: Micellar Water dijual dengan harga super bargain! 

Monday, March 12, 2018

My Sunscreen Journey Part.1

Saya sebenarnya paling malas pakai sunscreen. Selain karena membuat kulit jadi berminyak, bedak jadi luntur dan seribu alasan lainnya, saya merasa nggak 'butuh' dengan sunscreen. Tetapi setelah tahu pentingnya pakai sunscreen (selain untuk kesehatan kulit kita karena bahayanya ekspos sinar matahari ke kulit melalui UVA dan UVB that will lead to skin cancer, ternyata UVA dan UVB juga dapat menyebabkan hiperpegmentasi dan penuaan dini), saya memutuskan untuk mencoba-coba sunscreen

Hiperpegmentasi sendiri adalah suatu kondisi pada kulit yang disebabkan oleh peningkatan melanin, zat dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk pewarnaan kulit (pigmen). Efek ini dapat menimbulkan munculnya spot hitam pada kulit, yang nantinya akan berdampak juga pada penuaan dini pada kulit. Sedih, kan kalau kita sudah merawat kulit semaksimal mungkin dengan skincare yang nggak murah tetapi nggak ngefek karena kita nggak pakai sunscreen

And here are my sunscreen journey!

----------------------------------------------------

⭐⭐
Suncreen pertama yang saya coba adalah Neutrogena Ultra Sheer Dry-Touch Sunscreen, SPF 70, yang dengan sukses membuat saya nggak mau pakai sunscreen lagi dalam waktu yang cukup lama. Awalnya penasaran karena SPF yang ditawarkan jauh lebih tinggi dibanding produk-produk sunscreen yang biasa saya lihat. Tetapi ujung-ujungnya no thank you, deh! Saya akhirnya menggunakan produk ini waktu liburan ke Bali, karena memang selain disana sinar mataharinya super panas banget, saya pikir daripada saya beli sunscreen lagi lebih baik memanfaatkan yang ada, ya kan? 
Teksturnya terlalu tebal, dan terlalu white cast ketika dipakai, plus: bikin kulit jadi berminyak! Tapi kesalahan bukan pada produknya sih, sepertinya memang kulit saya yang nggak terlalu cocok dengan tekstur yang terlalu tebal. Apalagi kalau sudah pakai skincare, bisa dibayangkan senggaknyaman apa kan kulit saya kalau masih ditumpuk sunscreen bertekstur tebal. 
----------------------------------------------------
⭐⭐⭐⭐⭐
Sunscreen kedua yang berhasil membuat saya jatuh cinta untuk pertama kalinya dengan sunscreen itu sendiri (ceileh) adalah Etude House Sunprise Mild Airy Finish. Mba Ira dari Bening Bersinar yang juga member Female Daily Network yang menyarankan ke saya untuk mencoba sunscreen dari Asia (specifically Korea), karena teksturnya kemungkinan lebih cocok untuk digunakan di kulit Asia dibanding sunscreen dari Amerika. And she's right!!! Teksturnya lembut banget, cepat menyerap dan benar-benar nggak berasa pakai sunscreen, deh! Memang sih formulanya watery banget, tapi enak banget karena cepat menyerap. Pernah merasa 'keringetan' nggak sih kalau menggunakan skincare? Nah, sunscreen ini sama sekali nggak membuat keringetan. Bener-bener TOP, deh! 
Sayangnya saya nggak sempat menghabiskan produk ini karena tante saya minta saya untuk beli baru dan Sunprisenya buat dia aja (bebas yah tante sayaaaa!). Tapi overall saya puas dan suka banget sama produk ini. 
----------------------------------------------------
⭐⭐⭐⭐
Biore UV Aqua Rich. 
Ini waktu awal-awal mulai jatuh cinta sama sunscreen jadi suka impulsif kalau lihat ada yang buka jastip. Waktu Fika aka MrsDelonika buka jastip Singapore dan ada produk ini langsung penasaran dan titip! Produk ini juga nggak kalah OK dibanding sunscreen lainnya, dan asyiknya lagi sekarang Biore UV sudah hadir di Indonesia dengan harga yang lebih ekonomis dibanding harga kalau titip beli di Singapura atau Malaysia. 
Tekstur Biore UV ini sendiri cukup ringan, dan mudah diaplikasikan plus nggak white cast. Sayangnya saya agak terganggu setiap pakai ini karena muka jadi agak keringatan, walaupun sebenarnya bukan masalah besar juga sih. Akhirnya Biore UV Sunscreen ini saya hibahkan ke sahabat saya, dan  so far dia cocok banget menggunakan produk ini. 
----------------------------------------------------
⭐⭐⭐⭐⭐
Produk Skin Aqua Sarafit UV Watery Spray ini salah satu hasil impulsif titip sama Fika juga. Penasaran, memangnya sunspray itu bagaimana sih cara pakainya, dan karena saya pengguna Go-Jek setia (selama jarak tempuh 25km bisa dilalui, saya mah hayuk aja!) saya pikir lumayan juga kalau bawa sunspray kemana-mana karena kalau sudah siang dan perlu touch-up sunscreen tinggal semprat-semprot aja. Produk ini melindungi kulit dari UVA dan UVB, dan merupakan sunscreen berjenis PA++++.
Sarafit ini jadi salah satu holygrail saya, yang saya bawa kemana-mana dan hampir selalu ada di tas saya. Ringan banget dan nggak whitecast walaupun disemprot diatas muka ber-makeup. SPF-nya pun 50, jadi nggak perlu khawatir muka gosong walau siang-siang naik gojek. Harganya pun nggak terlalu mahal, kalau nggak salah sekitar Rp170.000,- kalau dirupiahkan. Sayangnya sih ya, walaupun Skin Aqua sudah ada di Indonesia, produk ini belum masuk di Indonesia. Semoga nanti kalau masuk ke Indonesia harga jualnya nggak terlalu mahal ya!
----------------------------------------------------
⭐⭐⭐
Kalau produk ini saya masih pakai hingga sekarang, tetapi biasanya saya pakai kalau di meja rias tidak tersedia produk sunscreen lain selain ini. Atau kadang kalau saya terlalu malas mengaplikasikan sunscreen, jadi saya pakai L'oreal UV Perfect Aqua Essence City UV Mist SPF 50. Produk ini dapat melindungi wajah dari UVA, UVB dan Long UVA. Long UVA sendiri adalah passive exposure, jadi sinar matahari nggak langsung menyinari kita tetapi ternyata berbahaya banget buat kulit karena dapat menyebabkan hiperpergmentasi (penyebab utama munculnya spot hitam). 
Sebenarnya saya suka loh sama produk ini. Sayangnya produk ini setiap disemprot baunya mirip banget sama hairspray, jadi setiap pakai saya kudu tahan-tahan nafas kalau nggak bakal terganggu banget dengan baunya. 
----------------------------------------------------
Yang terakhir, gambar dulu ya.. Review Menyusul dalam postingan terpisah. Karena untuk produk terakhir ini saya bahkan udah repurchase saking cintanya saya sama produk ini. 
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
*They deserve alot of stars!!!!!!! 
10 out of 5 deh ini HAHAHHAHAA
----------------------------------------------------

Oh iya, SPF 30 bukan berarti dua kali lipat lebih melindungi kulit dibanding SPF15 loh, jadi sebelum membeli sunscreenbuat yang penasaran tentang SPF, bisa baca artikel ini ya...

Related Posts with Thumbnails