Featured Post

Lipstik Maybelline The Powder Mattes!

Lipstik Maybelline The Powder Mattes ini jujur berhasil menarik rasa penasaranku waktu pertama kali melihat iklannya di Youtube. Matte , Ri...

Thursday, July 19, 2018

Pixy Matte (IM) In Love

Kalau tahun 2015 – 2017 adalah zaman kejayaan liquid lipstick, tahun 2018 adalah zaman meningkatnya popularitas lipstick, literally dalam bentuk stik. Kalau saya dulu males banget pakai lipstick (karena kering di bibir dan nggak tahan lama), sekarang saya hampir sama sekali nggak menyentuh liquid lipstick lagi. Tidak lain tidak bukan karena warna yang populer saat ini lebih ke warna-warna yang soft dan nggak ‘block’, sedangkan kalau pakai lipstick kan kita bisa atur ketebalan dan warna di kulit bagaimana. Plus, formula lipstick saat ini sudah juara banget: nggak bikin kering, tapi nggak transfer.

Salah satu lipstick yang saya sedang gandrungi saat ini tidak lain tidak bukan adalah PIXY MATTE IN LOVE! Setelah mengeluarkan koleksi liquid lipstick tahun lalu, tahun ini Pixy mengeluarkan koleksi lipstick matte yang warnanya sangat wearable banget dengan harga yang sangat terjangkau. Koleksi ini memiliki 10 varian warna, yang semuanya super pigmented, super cantik dan ketika dipakai nyaman banget! 



kalau dari pandangan pertama, warna favoritku cencu 105 dan 210. 
Jangan khawatir, warna boxnya nggak nipu kok! 
Warna box dan swatch lipstick ini serupa banget walaupun nggak sama. 



Pixy Matte in Love ini cocok banget buat cewek-cewek yang mencari lipstick yang hasil akhirnya matte, tetapi nggak membuat bibir kering (Yes, salah satu kekurangan lipstick yang matte adalah terkadang kalau dipakai 'seret', sehingga bibir malah tambah kering dan pecah-pecah). Selain itu, packaging dari Pixy Matte in Love yang langsing ini juga membuat lipstick Pixy ini mudah dibawa kemana-mana karena nggak makan tempat! 

Harganya? IDR 43.000!

Murah banget, dengan berat produk 4,4 Gram! Lumayan banget kan, apalagi buat yang demen gonta-ganti warna. Coverage warnanya bagus banget, nggak sheer. Selain itu, Pixy Matte in Love ini mudah ditemukan dimana-mana, seperti Indomaret (selected stores), Alfamidi (selected stores), Hypermart, Lottemart, Dan+Dan, Ramayana (selected stores), Beau dan soon akan hadir juga di Watsons dan Guardian. Jangan khawatir juga, Pixy Matte in Love ini bisa ditemukan juga secara online di toko berikut ini:
2. Shopee

Nah, salah satu keunggulan dari Pixy Matte in Love ini adalah mengandung vitamin E, sehingga nggak perlu khawatir bibir kering ketika menggunakan lipstick ini. Selain itu, pigmentasi warnanya bagus banget! Sekali swatch langsung keluar warnanya. Cuma karena bentuk lipsticknya bukan yang runcing, untuk yang bibirnya tipis agak tricky cara aplikasinya. Akan lebih bagus kalau pakai kuas, hasilnya akan lebih rapi daripada diaplikasikan langsung. 

Persiapan swatch dengan concealer dan micellar water!

A R M  -  S W A T C H 

Atas ke bawah: 
104 - 105 - 106 - 210 - 211

Atas ke bawah: 
310 - 408 - 505 - 506 - 507

Ternyata setelah mencoba swatch di tangan, warna favorit saya berubah jadi 310 dan 506 (HELL YEAHHHH!!!). Karena lipstick Pixy Matte in Love ini lembap banget, jadi memang kudu hati-hati ketika mengaplikasikannya karena lembut banget formula lipsticknya. Tetapi jangan salah, walaupun transfer ketika dipakai minum/makan ringan, warnanya tetap ada di bibir kok nggak hilang 100%. 

L I P  -  S W A T C H


Warna 506 dan 507 sangat amat mirip dan terlalu nude di bibirku. Base bibirku ini agak gelap, jadi 506 dan 507 mirip banget. 506 ini nude dengan hint pink dan 507 ini nude dengan hint coklat. Kalau bibirnya nggak hitam sih ini sebenarnya warnanya cakep banget. 

Warna favorit? CENCU 310 alias Deep Plum. 


Buat yang penasaran sama produk Pixy yang lain bisa check ke social media account dari Pixy Cosmetics:
IG: @pixycosmetics
Twitter: @pixyindonesia
Facebook: Pixy Indonesia
Youtube: Pixy Indonesia
Official Website: http://pixy.co.id

Jangan bingung jangan sedih kalau bingung beli shade apa: 
BELI SEMUA SHADE YA!

Monday, July 9, 2018

Herborist Tea Tree Anti Acne dan Bekas Jerawat

Kulit berjerawat dan berminyak kayanya sudah jadi makanan sehari-hari ya buat sebagian besar wanita di Indonesia. Termasuk saya, karena jenis kulit saya kombinasi (normal to dry), maka di beberapa area akan cenderung berminyak (T Zone area) dan di area lainnya cenderung kering parah. Seperti yang saya pernah ceritakan di postingan sebelumnya, bahkan bisa sampai mengelupas kalau lagi dehidrasi parah. 

Ketika memilih pembersih muka, untuk hari-hari tertentu (mendekati PMS) biasanya saya cenderung memilih pembersih yang cocok untuk kulit berjerawat, karena dengan menggunakan pembersih untuk kulit berjerawat dapat membantu mengatasi jerawat yang muncul pada wajah serta mengatasi minyak berlebih. Tetapi nggak mudah untuk saya memilih pembersih yang cocok, karena beberapa malah membuat kulit saya ekstra kering! Ada beberapa pembersih yang cocok dan bagus banget (karena bersih banget), tetapi bentuknya clay yang mana saya nggak suka sama sekali dengan pembersih bentuk clay.

Nggak tahu kenapa, saya suka banget mencoba-coba cleanser, apalagi yang bentuknya facial wash. Kadang suka heran karena cleanser suka numpuk di keranjang skincare, tetapi serum terbatas. Makanya kalau mencoba skincare (baca: cleanser) baru yang murah dan bagus, langsung semangat untuk share. 



Herborist Facial Foam Tea Tree Anti Acne menjadi salah satu pilihan pembersih saya. Walaupun bentuknya Foam (sepertinya cleanser Foam kurang cocok untuk kulit kering, tapi lupa baca fact tentng ini dimana), tetapi ketika dipakai nggak membuat kulit muka ketarik (semoga nggak bingung!). Itu salah satu big no no buat saya ketika memilih pembersih sih menurut saya, kalau kulit muka jadi ketarik setelah pakai, biasanya langsung dihibahkan ke suami LOL. Walaupun begitu, karena kulit saya cenderung kering saya memutuskan untuk nggak menggunakan foaming cleanser setiap hari. Hal ini disebabkan karena foaming cleanser memang tujuannya untuk ‘mengeringkan’ kulit wajah, apalagi dengan adanya tea tree, anti bakteri yang sangat ampuh untuk mengatasi jerawat. Walaupun Herborist Tea Tree ini sama sekali nggak bikin kulit saya tambah kering, tapi mencegah lebih baik daripada mengobati, setuju jangan?


Selain mengandung Tea Tree yang aromanya khas banget dan ampuh untuk mengatasi dan mencegah timbulnya jerawat, Herborist Facial Foam Tea Tree Anti Acne ini juga diperkaya dengan Brightening Extract sehingga bisa digunakan untuk mengatasi kulit kusam. Brightening Extract ini juga bermanfaat banget untuk mengatasi uneven skin tone kita yang sering berbeda di beberapa area karena adanya bekas jerawat, sehingga juga bisa digunakan untuk menyamarkan bekas jerawat. Selain kulit bebas jerawat, kulit juga tampak lebih bersih dan lebih cerah! Siapa coba yang nggak mau kulitnya sehat begini?

Tekstur dari produk Herborist ini creamy, lembut banget! Aroma tea treenya juga khas banget, wajah jadi berasa lebih fresh setelah kulit dibersihkan dengan pembersih ini. Warna creamnya sendiri hijau muda, senada dengan warna kemasannya. Oh iya, Herborist ini enak banget untuk dibawa travelling, karena kemasannya berbentuk tube tetapi nggak 'penuh', jadi bisa diselipkan ke skincare pouch kita selama travelling. 


Cara pakainya bagaimana, sih?

=> Mudah banget! Kemarin saya mencoba menggunakan pembersih ini dengan 2 cara:

1. Cream Cleanser langsung dioles keseluruh muka yang agak basah, kemudian diratakan dan pijat keseluruh muka secara perlahan sebelum akhirnya dibilas.
2. Cream cleanser dicampur dengan air kemudian dibentuk foam, baru dioleskan ke muka dan dibersihkan sebelum akhirnya dibilas.
Dua-duanya sama2 nggak bikin kulit wajah saya ketarik, dan enak untuk dipakai sebagai second cleanser ketika double cleansing.


Pembersih ini bukan makeup remover ya, jadi jangan harap wajah bermakeup kamu bisa bersih dengan maksimal apabila menggunakan pembersih ini. Sebenarnya untuk light makeup masih bisa, tetapi kalau udah heavy makeup apalagi dengan riasan mata, sangat nggak dianjurkan sih karena takutnya kulit wajah jadi kurang bersih.
And you should use first cleanser for cleansing your makeup anyway LOL.

Harganya?

=>Cuma Rp 21.615,-!!! Bahkan nggak sampai 25ribu! Cukup murah untuk produk yang sangat nyaman digunakan untuk semua jenis kulit ini.

Pengalaman saya selama menggunakan produk ini?


=> Nyaman banget untuk kulit kombinasi, nggak membuat kulit tambah kering. Jerawat yang muncul juga nggak lama langsung kering, nggak pakai drama (biasanya drama dulu sampai akhirnya berakhir pada bekas jerawat yang meradang). Untuk yang mencari opsi pembersih muka untuk kulit berminyak dengan harga terjangkau, bisa banget pakai produk Herborist ini. Selain dapat mencegah jerawat, kulit tampak cerah dengan adanya Brightening Extract ini.
=> Kulit tetap moist! Biasanya kalau pembersih yang saya pakai nggak begitu cocok, jam 12 siang langsung deh produksi minyak menumpuk diseluruh wajah. Foto diatas diambil di kantor, jam 2 siang, tanpa touch up dan produksi minyak di wajah masih normal! Yaay, those Tea Tree benar-benar mengkontrol produksi oil di muka tanpa bikin dehidrasi!

Buat yang penasaran sama Herborist ini, langsung menuju kesini ya di OmahGeulis.com! Merawat kulit itu mudah dan murah kok, siapa yang setujuuuu?

Monday, June 4, 2018

Panasonic Air Purifier: Udara Bersih Jadi Mudah

Beberapa bulan belakangan ini, saya sering banget nggak masuk kantor gara-gara sakit. Sakitnya pun nggak elite, Cuma berkisar antara flu, demam atau batuk-batuk. Hampir setiap bulan sekali loh, saya flu parah seperti ini. Sampai akhirnya suami saya mengambil kesimpulan bahwa sakitnya saya disebabkan karena alergi. Yap, saya alergi debu parah sehingga kalau kotor sedikit langsung bersin-bersinnya kumat. Padahal kamar sudah dijaga bersih banget, loh! Sayangnya yang namanya kuman kan dimana-mana, ya. AC yang nggak pernah dibersihkan secara berkala juga ternyata sumber kotoran yang dapat membuat kita sakit!

Setelah browsing dan ngobrol sana-sini, akhirnya kami memutuskan untuk membeli air purifier. Awalnya kami sempat ragu, karena kami kan sudah punya AC, apakah perlu memiliki air purifier juga? Ternyata keduanya bukan substitusi melainkan komplemen satu sama lain. AC alias air conditioner ini fungsinya menghilangkan kelembapan udara dan meresilkulasi udara tersebut menjadi lebih dingin, sedangkan air purifier berfungsi untuk memfilter udara untuk menghilangkan komponen berbahaya seperti debu dan partikel kecil lainnya yang dapat menyebabkan gangguan pernafasan. Nah cocok banget apalagi untuk kami yang sedang program hamil, karena nanti ketika calon anak kami (AMIIIIEN YANG KENCENG!) lahir kami nggak perlu khawatir pernafasannya terganggu karena partikel udara yang berbahaya.

Pilihan kita jatuh pada Panasonic Air Purifier F-PXM55AProduk yang sangat menarik ini hadir di Indonesia pada akhir tahun 2016 yang lalu, dan hingga saat ini merupakan produk purifier terbaru dari Panasonic. Harga produk di pasaran sendiri berkisar di antara Rp 5.000.000,- , dan bisa ditemukan di beberapa toko elektronik ternama seperti Best Denki dan Electronic City. 



Walaupun begitu, kami terpaksa menahan dulu keinginan kami untuk membeli Air Purifier ini karena harganya lumayan mahal kalau dibandingkan dengan air purifier lainnya. Eits, jangan salah. Walaupun harganya mahal, Panasonic Air Purifier ini memiliki beberapa keunggulan:

Teknologi Nanoe 



Teknologi Nanoe (Ion Pelembap) ini melepaskan radikal OH yang dapat meningkatkan keefektikan penghilangan bakteri dan bau. Nanoe sendiri dihasilkan dari kelembapan udara sehingga akan selalu dikeluarkan oleh Panasonic Air Purifier. Radikal OH inilah yang berfungsi untuk menghilangkan hidrogen dari berbagai macam virus, bakteri, bau dan alergen, sehingga semakin banyak radikal OH yang dikeluarkan, semakin efektif juga kekuatan antivirus yang dimiliki. Panasonic bahkan menyebutkan dalam situsnya bahwa jumlah virus flu babi yang terekspos teknologi Nanoe dapat turun hingga 90% dalam 4-6 jam. 
Selain sebagai antivirus, Nanoe juga dapat mengurangi bau hingga 90% dalam 2 jam, misalnya Bau Rokok. Yang tidak kalah penting, Nanoe ini ternyata dapat menjaga kelembapan kulit. Ibu-ibu (apalagi yang diatas 30s) sering merasa kulitnya mudah kering nggak, sih, apalagi kalau anak-anaknya tipikal Beruang Kutub yang tidak bisa tidur kalau AC tidak menyala di 16 C? Nah nanoe ini dapat melekat pada sebum dan menjaga kelembapan kulit kita dengan membentuk lapisan pada kulit.

Econavi


Kalau fitur Econavi ini diklik, fitur lain tidak bisa dipencet karena mesin akan mengeluarkan energi secara otomatis sehingga Volume dan Haze juga akan dikeluarkan sesuai dengan kebutuhan ruangan

Selain mahal, yang membuat saya khawatir ketika membeli alat elektronik baru adalah daya listriknya. Sebagus apapun suatu produk kalau ternyata membuat tagihan listrik kita hingga berkali-kali lipat, lebih baik mundur teratur, ‘tul nggak? Nah Panasonic Air Purifier ini memiliki teknologi Econavi yang bisa menurunkan pemakaian listrik hingga 60%. Teknologi ini mampu mendeteksi energi yang tidak dibutuhkan untuk mengurangi konsumsi litrik, dengan cara optimalisasi energi dengan menggunakan 3 Intelligent Sensor:
1. Human Sensor yang dapat mendeteksi keberadaan manusia dalam satu ruangan.
2. Humidity Sensor yang dapat mendeteksi kelembapan udara dalam satu ruangan.
3. Light Sensor yang dapat mendeteksi cahaya dalam satu ruangan.
Basically, Mode Econavi ini dapat menyesuaikan energi yang dikeluarkan dengan kondisi dalam satu ruangan, supaya tidak ada energi yang terbuang sia-sia. WARBIYASAK YA!!!! *Berdecak Kagum*

Child-Lock

Walaupun kami belum dikarunai anak (lah jadi curhat), kami paham betul bahwa anak-anak, mungkin dari bisa merangkak hingga SMP nanti (karena masih banyak anak SD yang tangannya ‘iseng’), memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dengan barang yang dimiliki orang tuanya. Air Purifier ini memiliki teknologi child lock sehingga tidak perlu takut anak-anak memencet tombol yang tidak perlu ketika ditinggal dalam ruangan.  Yap, berhubung harganya tidak murah dan Panasonic memang terkenal akan keawetannya, ini merupakan salah satu keunggulan karena Buibu pasti nggak mau beli barang yang hanya bisa digunakan 1-2 tahun saja, kan?


Space Friendly



Selain keunggulan dan kualitas produk ini yang nggak perlu diragukan lagi, hal yang saya suka dari produk ini adalah keringkasannya alias space friendly! Karena produk ini 'langsing' banget, jadi nggak butuh banyak tempat untuk meletakkan Air Purifier ini. Sebagai perbandingan, lebar dari produk ini 'hanya' gabungan antara diffuser dari Young Living dan lilin ukuran XL-nya Bath and Body Works. WOW BUKAN???? Plus, selain ringan, produk ini memiliki handle di bagian kanan dan kirinya, sehingga mudah dipindah kemana-mana tanpa meminta bantuan suami! AHZEK BUKAN? 

OH IYA SATU LAGI: 
Panasonic Air Purifier ini memang benar-benar air purifier. Banyak sekali merk lain yang lebih murah diluar sana yang juga menyandang nama air purifier tetapi fungsinya lebih kepada kipas angin. Yap, hasil riset kecil-kecilan saya dengan berjalan-jalan di toko elektronik menemukan bahwa Air Purifier yang harganya lebih murah biasanya tidak memiliki teknologi yang dapat ‘membersihkan’ udara di sekitar kita melainkan hanya sekedar level udara yang dihasilkan. Teknologi ini yang membuat saya jatuh cinta pada Panasonic Air Purifier, karena terkadang walaupun kita sudah menjaga kebersihan lingkungan semaksimal mungkin, terkadang kondisi tubuh kita yang rentan sehingga bakteri yang sedikit saja jadi mudah masuk. Bayangkan apabila kita saja mudah terkena bakteri dan virus, bagaimana dengan anak-anak? *Sedih* 

Oleh karena itu waktu saya dapat kesempatan untuk mencoba Air Purifier ini, rasanya bagai mendapat durian runtuh. Walaupun hanya 2 hari, tetapi pengalaman dengan Air Purifier ini menambah rasa kegalauan saya untuk memiliki produk ini *Damn!* Selain ringkas dan space friendly, produk ini cukup ringan dan ada handle di kedua sisinya sehingga mudah diangkat dan dipindah-pindah. Catat: Dipindah sendiri ya tanpa butuh bantuan suami LOL. Saya sempat mengabadikan beberapa fitur menarik dari Panasonic Air Purifier dalam sebuah video. Enjoy!


mohon maklum kalau sangat amatir ya...

Sekian dan Mohon Maaf kalau Buibu jadi kepikiran Panasonic Air Purifier F-PXM55A seperti saya. Mari berdoa bersama supaya kita dapet rejeki nomplok dan bisa beli produk yang super oke ini!

Buat yang penasaran sm produk ini, bisa mampir kesini untuk browsing lebih lanjut yaa...

S.E.M.P.U.R.N.A

Monday, May 21, 2018

Bye Bye Jerawat dengan Garnier Pure Active Sensitive!

Garnier Pure Active Sensitive Series

Perawatan wajah sensitif (untuk kulit sensitif) itu biasanya agak tricky. Kalau salah produk, bisa menimbulkan masalah baru yang cukup pelik, diawali dengan  J diakhiri dengan T alias JERAWAT. Biasanya sang empunya kulit sensitif cenderung menghindari beberapa ingredient tertentu (Kalau saya alkohol) supaya tidak mentrigger munculnya jerawat baru atau dry patches di beberapa area. Kalau jerawat muncul, langsung buru-buru memberi treatment pada jerawat tersebut, yang ujung-ujungnya biasanya berdampak pada kulit yang semakin kering. Nggak heran kalau yang kulitnya sensitif biasanya rajin membaca ingredient sebelum mencoba skincare baru atau bahkan jarang mengganti skincarenya, karena takut tidak cocok. Setelah beberapa saat mencoba skincare ‘high end’, akhirnya saya berkesempatan juga mencoba skincare drugstore yang harganya nggak bikin kantong bolong tapi dengan kualitas nggak kalah dibanding skincare high end. Yes, kali ini saya mencoba Garnier Pure Active Sensitive dengan varian Anti-Acne.  Sesuai dengan tema kali ini, produk ini merupakan perawatan wajah untuk kulit sensitif.

Kok Sensitive? Memang kulit saya sensitif, ya? Bukannya normal cenderung kering?

Menurut DokterBabe.com, beberapa ciri kulit sensitif adalah adanya Kepekaan terhadap Cuaca, Kepekaan terhadap Produk tertentu dan Kulit Mudah Mengelupas. Kebetulan kulit wajahku sering banget mengalami masalah diatas, apalagi kalau menggunakan produk yang mengandung alkohol, biasanya langsung gatal-gatal dan super kering! Makanya penasaran banget nyobain Garnier Pure ActiVe Sensitive: Anti Acne series ini.

Nah kalau masalah jerawatan, sebenarnya kulit saya bukan acne-prone. Tetapi sebagai manusia normal, tentuuu banget saya sering jerawatan apalagi kalau menuju PMS! Nah yang menyebalkan, bekas-bekas jerawat, baik kecil maupun guede, suka susah banget hilangnya.

Gimana sih cara menghilangkan jerawat? Gimana juga cara menghilangkan bekas jerawat?

Jangan sedih, jangan bimbang! Garnier Pure Active Acne Series ini selain dapat membantu meredakan jerawat juga dapat membantu mencerahkan kulit sehingga bekas jerawat tersamarkan hari demi hari.  Adanya kandungan 2 bahan penting terkait jerawat sangat amat membantu tidak hanya menyembuhkan tetapi juga mengurangi masalah jerawat:
  1. Purifying Zinc yang bermanfaat untuk membersihkan minyak dan kotoran penyebab jerawat secara menyeluruh
  2. Witch Hazel, yang memberikan rasa nyaman pada kulit. Pasti udah tahu, kan manfaat Witch Hazel?

Karena kulitku termasuk kulit yang semi sensitif, pertama kali mencoba Garnier Acne Series ini, baik cleanser maupun serumnya, agak skeptis sih. Karena beberapa kali saya sempat mengalami breakout karena produk yang saya coba terlalu keras efeknya di kulit, sehingga kulit mengelupas dan kering. Akibatnya muncul dry patches yang membuat makeup semakin susah menempel.
Nah buat kalian yang memiliki kulit sensitif, harus hati-hati dalam memilih produk skincare. Kenali kulit kalian lebih dalam, dan harus mengetahui produk mana sih yang benar-benar kalian butuhkan dan cocok di kulit kalian. Apalagi banyak sekali jenis skincare yang muncul di pasaran. Kalau nggak hati-hati, bisa-bisa malah kulit kalian bukannya tambah sehat malah jadi ‘rusak’. Apalagi kalau kulit cenderung kering dan mudah dehidrasi, menggunakan produk yang salah, misalnya produk yang terlalu keras sehingga cenderung over exfoliate, dapat menyebabkan skin barrier kita rusak!
Penasaran nggak sih sama pengalamanku menggunakan Garnier selama satu minggu lebih ini? Yuk mariii!


Packaging dari Garnier – Cantik Banget!

Cantik banget mini luggage dari Garnier! Selain mendapatkan 1 set skincare seri Pure Active Sensitive Anti Acne, saya juga memperoleh 1 pouch cantik beserta minyak esensi lavender yang bermanfaat banget untuk wewangian di rumah!

Garnier Pure Active Sensitif Anti Acne Serum Cream 

The Ingredient List

Perawatan wajah sensitif menggunakan Garnier Pure Active Sensitive ini adalah dengan menggunakan Serum untuk kulit sensitif, yakni Pure Active Anti Acne Serum Cream. Sesuai dengan namanya, serum ini memiki tekstur cream yang sangat ringan dan mudah diaplikasikan di kulit. Ketika dipakai ada efek ‘dingin’, kemungkinan dari Witch Hazel ini tetapi efeknya nggak ‘lebay’ kok. Selain itu, nggak ada efek apa-apa ketika diaplikasikan di kulit, misal perih atau tingling sensation

Yang saya suka dari serum cream ini adalah produk ini tidak membuat produksi minyak saya berlebih di wajah di siang hari. Everything is just perfect! Pada pemakaian awal saya sempat merasa kulit agak panas, tetapi hal tersebut hilang pada pemakaian ketiga, dan Alhamdulillah serum ini cocok banget di kulit saya, tanpa menimbulkan efek breakout ataupun jerawatan maupun iritasi.
Selain itu, saya baru sadar bahwa Garnier Pure Active Anti Acne serum cream ini benar-benar berhasil menjaga kelembapan kulit saya. Rutinitas saya setiap pagi terkadang hanyalah hydrating toner - serum cream ini - sunscreen (berbentuk cream juga), dan produk ini berhasil menjaga kelembapan kulit saya walaupun minim skincare. Eits, Jangan ditiru, ya! Sebisa mungkin pakai produk skincare lengkap yah, karena mungkin skincare regime saya yang terkadang singkat ini kurang cocok untuk kulit teman-teman.

Tekstur Garnier Anti Acne Serum Cream. Laff!

Tekstur dari Garnier. Creamy, dan gampang banget diaplikasikan di seluruh muka. Formulanya ringan banget, dan adem ketika diaplikasikan. Walaupun warnanya putih, nggak usah khawatir! Setelah diaplikasikan Anti Acne Serum Cream ini langsung meleleh di wajah layaknya mentega, nggak meninggalkan whitecast sedikitpun! New Love!

Garnier Pure Active Sensitive Anti Acne Cleansing Gel

... dan Teksturnya

Produk kedua adalah second cleanser, yakni Garnier Anti Acne Cleansing Gel. Duh, saya suka banget cleanser ini karena adem banget ketika diaplikasikan. Tekstur dari Garnier Cleansing Gel ini tentu Sesuai namanya, Gel! Tidak terlalu berair, tetapi cukup ringan di kulit. Produk ini hypoallergenic, jadi kemungkinan akan cocok di semua jenis kulit.

Nah, Cleansing Gel ini lah yang bisa membantu kita mengatasi jerawat dan bekas jerawat. Cleansing ini akan membersihkan kotoran, minyak dan bakteri penyebab jerawat sehingga kulit semakin bersih dan bekas jerawat mulai memudar, termasuk mengatasi jerawat yang meradang.

Penggunaan kedua produk ini secara bersamaan tentu akan memaksimalkan manfaatnya. Sebagian besar dari teman-teman tentu tahu, dong, bahwa produk yang anti-acne biasanya akan berdampak pada kulit yang semakin kering. Produk anti-acne biasanya akan mempurify kulit, sehingga kadang produksi sebum yang dibutuhkan oleh kulit agar tetap lembap jadi berkurang. Nah, dengan menggunakan serum cream ini diharapkan masalah kulit kering ini dapat teratasi, karena Garnier mengklaim bahwa serum cream anti acne ini dapat memberi kelembapan di kulit hingga 24 jam.
Jadi, sudah tahu jenis kulit kamu apakah termasuk dalam kriteria kulit yang sensitif? Jangan lupa lakukan mini research sebelum membeli produk ya, karena sebagus dan semahal apapun suatu produk kalau tidak cocok dengan kulit kita malah akan membahayakan kesehatan kulit, loh! Paling aman pilih produk yang memang khusus ditujukan untuk kulit sensitif, seperti Garnier Pure Active Anti Acne series ini.

Monday, April 16, 2018

Nia Ramadhani dan Coachella - Lebay?

Karena saya follow Nia Ramadhani (dan rajin ngellike, OKESIP), otomatis setiap postingan Mbak Nia (ikrib) masuk ke feed Instagram saya. Jujur saya seneng loh waktu dia bikin Instastory #BeyChella yang super duper keren itu. Jadi berasa liat langsung (Iya, Langsung di layar handphone maksudnya). 

Saya juga seneng banget liat style Mbak Nia selama 3 Hari di Coachella. Karena saya (dulu sempat) rajin subscribe di WhoWhatWear.com, saya jadi ngerti dan memahami style kebanyakan orang di Coachella. Bok, seru loh lihat signature style pengunjung Coachella! Memang sebagian besar gayanya boho-chic, penuh dengan lace, fringe, loose jacket, dan crop tops everywhere. Mungkin karena memang udara disana panas, Coachella memang diadakan outdoor kan ya? Jadi pengunjungnya lebih milih untuk baju yang 'terbuka' dan loose supaya lebih santai waktu nonton. Nggak seru kan kalau lagi lompat-lompat angkat tangan terus bau ketek? 

Anyway jangan khawatir yang pake hijab tetep bisa ke Coachella! Check dulu stylenya di Google Search ini ya...

Gue pribadi agak terganggu (baca: KZL) pas baca komen-komen netijen di isntagramnya Mbak Nia. Ada yang bilang dia lebay, ada yang bilang heboh sendiri karena orang luar negeri aja cuma pakai kaos dan celana pendek, dan banyak lagi. Hellaaaaauuuuuuuu! Menurut gue outfitnya Mbak Nia nggak terlihat paling mentereng kok diantara pengunjung Coachella lain. Percaya deh, nggak akan ada yang komen lihat dia pakai outfit itu disana karena hampir semua yang datang (dan niat untuk dandan) pasti akan pakai outfit seperti yang dia pakai. 

Anyway, ini stylenya Nia Ramadhani selama 3 hari di Coachella Fest. Menurut gue pribadi sih, ini keren banget ya! Kalau yang gue lihat juga di sini, outfitnya masih align kok dengan kebanyakan pengunjung Coachella! Coba cek outfit Gigi Hadid. sama loh! Pake hot pants jeans, crop top dan boots! 
taken from Nia Ramadhani Instagram
 
Setelah ngubek-ngubeh artikel Who What Wear.com tentang Coachella, ketemu juga deh artikel tentang Coachella: What to Pack to Coachella 2018. Kalau dibaca, outfitnya Mbak Nia masih sesuai loh: Light weigh top, short denims and western booties! Walaupun fringe nggak disebut-sebut dalam artikel ini, tapi kalau kalian rajin lihat outfit pengunjung Coachella dari tahun ke tahun, pasti khatam banget dengan bagaimana seringnya fringe fashion items digunakan dalam Coachella outfit

Buat yang penasaran bagaimana sih outfit pengunjung Coachella disana - street stylenya? Nah, bisa check ke another article dari WhoWhatWear.com disini ya mengenai Best Celebrity Coachella Outfits dan Coachella Street Style Outfit. Percaya deh, Nia Ramadhani nggak lebay kok pakai outfit seperti itu. 

Analisa bodoh gue, netijen komen sama outfit Mbak Nia karena:
1. Nia udah mama-mama, jadi menurut mereka seharusnya Nia tutup aurat (???)
2. Terlalu terbuka, bagaimana kalau dipandang laki-laki lain yang bukan muhrimnya.
3. Nia jalan-jalan terus padahal anaknya nggak diajak (???)

Jadi sebelum komenin outfitnya Nia selama Coachella, coba browsing-browsing dulu tentang Coachella. Lihat dulu referensi outfitnya. Kalau kita jalan-jalan ke luar negeri, pasti outfitnya kita persiapkan dari jauh-jauh hari, kan? Supaya sesuai dengan kondisi dan musim disana. Kalau mau ke Korea waktu winter, masa kita siapin outfit yang terbuka dan tipis-tipis? Yang ada masuk angin selama di Korea. Jadi nggak salah dong Nia menyiapkan outfit sesuai dengan kondisi negara tujuan dan plan selama disana. 

Masih menganggap outfit Nia Ramadhani selama Coachella lebay? 
*sodorin Aqua 1,5L*

Monday, April 2, 2018

Safi Indonesia: Skincare Halal dengan Research Institute Pertama di Dunia

Pada Hari Jumat, 30 Maret yang lalu saya berkesempatan ikut dalam peluncuran Halal Skincare Brand dari Malaysia yang telah berkecimpung dalam dunia skincare 30 tahun lamanya, yaitu Safi. Jujur waktu pertama kali dengar kata-kata ‘Halal Skincare Brand’ saya agak skeptis: Apa sih yang dimaksud dengan Halal? Karena sepemahaman saya, sebagian besar skincare di Indonesia (atau bahkan semuanya) tidak mengandung Babi (termasuk gelatin) dan Rhum, jadi semua Halal, dong? Trus apa yang membedakan?

Sabar… Akan dijawab dan dijelaskan lebih lanjut sekarang juga shay!

Sebelum acara dimulai, saya sempat melakukan skincheck menggunakan mesin yang dimiliki Safi. Yes, sebagai halal research institute pertama di dunia, Safi ini cukup hi-tech! Salah satu beauty influencer yang juga menjadi narasumber pada talkshow yang diadakan siang itu, Irna Dewi, sempat menceritakan pengalamannya ketika mengunjungi Safi Research Instutite di Malaysia. Safi bahkan memiliki 100 scientiest yang ditugaskan mencari formula skincare yang paling tepat untuk kulit Asia.

Trus, gimana hasil skinchecknya?



Seperti yang bisa dilihat diatas, usia kulit saya 4 bulan lebih tua dari usia saya. Masalah paling besar sebenarnya ada pada UV Moisture dan UV Spot, yakni hampir 3 tahun lebih tua daripada aslinya. Sedih sih, karena saya secara rutin sudah menggunakan sunblock loh, setiap hari! Tetapi memang kadang2 moisturizer suka diskip karena nggak sempat.

Nah oleh Beauty Agent Safi, selain dijelaskan mengenai kondisi kulit saya, saya juga dijelaskan mengenai produk-produk yang cocok untuk kondisi kulit saya ini, salah satunya adalah Safi Age Defy - Water Gold Essence. Tanpa banyak bicara, akhirnya pilihan saya tertuju pada Si Essence ini.


Kembali ke laptop, acara dibuka dengan pembukaan dari Mr. Dwaraka, Skincare Category Director of Unza Vitalis dan dilanjutkan oleh talkshow. Talkshow diisi oleh 3 narasumber, yakni Nindita Ariendya dari Safi Indonesia dan Irna Dewi serta Cheryl Raissa sebagai beauty content creator. Selain menjelaskan tentang produk Safi, Cheryl dan Irna juga menjelaskan mengenai pentingnya penggunaan skincare semenjak usia remaja. Irna Dewi menambahkan, bahwa memasuki usia 30 akan banyak perubahan yang terjadi, sehingga sangat penting apabila perawatan kulit dimulai dari usia dini.


Cocok banget dengan range produk Safi. Safi Indonesia sendiri saat ini memiliki 3 range produk, White Natural yang ditujukan untuk remaja, White Expert yang ditujukan untuk usia 25 tahun keatas serta Age Defy, yang ditujukan untuk usia 29 tahun ke atas.

Safi White Natural

White Natural ini mengandung Mangosteen dan Grapefruit, yang tujuannya untuk merawat kulit remaja supaya tidak kusam, mencerahkan dan melembapkan kulit. Produk natural whitening ini cocok untuk remaja yang aktif, karena produknya ringkas (hanya terdiri dari cleanser dan moisturizer), sehingga lebih ringkas dalam digunakan.

Safi White Expert

Berbeda dengan produk White Expert. Karena kebutuhan kulit yang semakin banyak seiring dengan bertambahnya usia, Safi White Expert memiliki rangkaian skincare yang lebih kompleks. Rangkaian White Expert yang memiliki main ingredient Habatussauda dari Afrika Utara ini memiliki 2 jenis produk Cleanser yakni Purfying Cleanser dan Deep Exfoliator. Hal ini disebabkan karena semakin ‘matang’, regenerasi kulit juga semakin menurun sehingga adanya deep exfoliator diharapkan dapat mengangkat sel kulit mati tanpa merusak kulit. Oh iya, buat kalian yang melakukan double cleansing, jangan khawatir rangkaian ini juga memiliki Make Up Remover dan 2in1 Cleanser & Toner. Untuk Essence, rangkaian ini memiliki Ultimate Essence yang digunakan setelah menggunakan toner Skin Refiner dari Safi White Expert juga. Untuk moisturizer, ada 2 jenis, yakni day cream dan night cream.

Safi Age Defy - the best thing dari Grand Launching Safi Indonesia di Kota Kasablanka, bundle package dan mini size! Oh iya, diskon semua produk 15% *happy*

Untuk kita yang usianya 29 tahun keatas, kita bisa menggunakan Safi Age Defy. Kalau dilihat dari warna packagenya, bisa ditebak dong ingredient utama dari Age Defy ini apa? Yap, Age Defy ini mengandung ekstrak emas! Tapi nggak usah khawatir, ekstrak emas ini berbentuk nano, partikel yang sangat kecil sekali dan aman untuk digunakan di kulit. Nggak usah khawatir ekstrak emas ini masuk ke dalam kulit ya, karena dia merawat kulit dari luar kok! Age Defy juga mengandung protein sutera, yang mengandung 18 jenis Amino Acid yang membantu melindungi kulit, memelihara kelembapan kulit dan kelembutan kulit wajah.

Untuk rangkaian produk, sebenarnya hampir sama jenisnya dengan White Expert, tetapi ada 1 produk yang menurut saya paling stand out diantara produk-produk lainnya, yakni Age Defy Gold Water Essence. Produk ini adalah produk yang pertama kali saya lihat (dan coba!) ketika mampir ke booth Age Defy pada saat launching.

Safi Age Defy Gold Water Essence ini berfungsi untuk memelihara struktur kulit, tidak hanya di bagian luarnya aja tetapi juga bagian dalam kulit. Gold Water Essence ini juga mengandung Bio Hyaluronic, yang berfungsi menjaga kelembapan kulit yang secara tidak langsung dapat menjaga peremajaan kulit. Oh iya, Gold Water Essence ini benar-benar mengandung ekstrak emas, loh, jadi bisa membuat efek glowing secara instan!


Tekstur dari Gold Water Essence ini cair tetapi agak menyerupai gel. Yang paling saya sukai dari Gold Water Essence ini adalah walaupun 'basah', tetapi teksturnya sangat ringan sehingga gampang banget terserap di kulit. Nggak sampai 5 menit, kulit saya sudah siap untuk 'ditimpa' dengan step skincare berikutnya. Dan bener banget, kulit berasa lembap banget setelah menggunakan ini.

Ingredients dari Safi Age Defy Gold Water Essence

Jadi, kenapa harus Halal?

Menggunakan skincare dan kosmetik halal menurut saya adalah pilihan. Apabila kita aware dengan apa saja yang kita konsumsi, bukan cuma yang kita makan tetapi juga segala macam yang masuk ke dalam tubuh kita termasuk skincare, hal tersebut adalah perbuatan baik yang kita lakukan untuk tubuh kita. Sebagai contoh, dengan menggunakan skincare yang berbahan natural dan alami seperti Safi, walaupun perubahan dalam wajah kita tidak secepat apabila kita menggunakan skincare berbahan kimia, tetapi dampak jangka panjangnya akan lebih baik untuk tubuh dan wajah kita.

Begitu pula dengan Halal. Konsep halal yang dibawa Safi Indonesia ini tidak main-main. MUI bahkan bertandang ke Pabrik Safi di Malaysia untuk melihat proses pembuatan skincare, mulai dari bahan-bahan yang digunakan hingga proses yang dilakukan untuk menghasilkan suatu barang. Apabila diantara proses tersebut terdapat hal-hal yang melanggar syariat Islam, maka sertifikasi Halal tidak bisa diberikan oleh MUI. Alhamdulillah, pada 29 Maret 2018 yang lalui MUI secara resmi memberikan sertifikat Halal tersebut kepada Safi Indonesia.


TERUJI SECARA KLINIS!
Tidak semua perusahaan skincare memiliki research institute sendiri. 100 Scientist yang bekerja dibawah Safi Research Institute bekerja terus menerus untuk memformulasikan produk yang paling cocok tidak hanya untuk wanita Malaysia dan Indonesia tetapi juga wanita Asia. Produk yang akan diluncurkan pun juga telah teruji kualitas, khasiat dan efektivitasnya. Sebagai institut halal pertama di dunia, ilmuwan di Safi Research Institute akan terus berusaha memahami keinginan perempuan di Indonesia dengan memberikan produk natural, halal dan berkualitas tinggi.


Di akhir acara, Safi Indonesia memberikan goody bag berisi beberapa produk-produk basic Safi Indonesia, mulai dari White Natural, White Expert hingga Age Defy. Yes, termasuk Age Defy Gold Water Essence. Sayangnya karena cleanser dan moisturizer masih banyak (maklum, dalam program #1emptie1newbie shay!), yang dicoba dan digunakan dalam skincare step baru si Gold Water Essence ini. Sepertinya yang akan digunakan setelah Gold Water ini adalah Age Defy Cleanser dan Ultimate Essence dari White Expert deh LOL.


THANK YOU SO MUCH SAFI INDONESIA!
Alhamdulillah, #SafiAdaUntukKita!

Related Posts with Thumbnails