Monday, February 1, 2016

Tips Lolos Ujian Masuk UI

Disclaimer :
Ini bukan postingan sombong, cuma sekedar membantu kok, karena setahun kemarin waktu browsing tentang ini, saya pribadi merasa kesulitan dan kebingungan LOL.

---------------------------------------------------------------------------------------------------

Assalamu'alaikum!

Alhamdulillah setahun kemarin saya lolos ujian SIMAK UI (Pemerimaan Mahasiswa Baru UI) 2015. Ujiannya kalau nggak salah di bulan November 2014, dan pengumumannya sebulan kemudian di bulan Desember 2014 (kalau nggak salah tanggal 22, pas hari Ibu). 


Sebagai karyawan yang kerja 5 Hari (plus kadang-kadang Sabtu masih kerja dari rumah), persiapan saya kurang banget. Jujur, saya cuma sempat baca-baca buku TPA yang belinya pun di Gramedia dan download soal TOEFL online dan mengerjakan di waktu senggang (baca: Sabtu/Minggu). Waktu belajar TPA pakai buku, jangan ditanya. Langsung merasa bodoh saat itu juga (HAHAHAHA!). Berhubung selama hampir 4 tahun kerja nggak pernah bersinggungan dengan Matematika, bahkan Matematika Dasar aja saya perlu kenalan lagi dari awal. 

Ini sedikit tips dari saya dalam mempersiapkan SIMAK UI ya.. 

1. Belajar TPA sendiri
Kalau saya, yang saya lakukan adalah membeli buku TPA dan mendownload contoh-contoh soal TPA untuk masuk universitas. Untuk buku TPA, ada bermacam-macam sih jenisnya, mulai dari TPA Masuk PNS (ini yang paling banyak), persiapan tes pekerjaan dan Pascasarjana. Nah saya beli yang ini nih, Bank Soal & Strategi TPA Pascasarjana dari Tim Master Eduka. Dari 1.420 soal, bahkan setengahnya nggak selesai saya kerjakan (ROFL). Tapi yang saya menyesal, kenapa saya nggak mengerjakan yang bagian Kemampuan Kuantitatif lebih banyak. Percaya deh, kalau kamu sudah lama nggak menyentuh Maths Thingy, mending memperdalam di bagian itu secara maksimal, karena mengingat rumus itu sulit, Men!
2. Belajar TOEFL Sendiri
Untuk TOEFL, saya waktu itu minta tolong senior saya di kantor (yang lulusan Sastra Inggris dan punya CD TOEFL) untuk meminjamkan kepada saya. Saya juga menemukan contoh-contoh soal TOEFL secara online, yang kemudian saya print untuk dikerjakan di waktu senggang. Walaupun bukan berarti soal yang saya terima banyak saya temukan dari contoh soal TOEFL yang saya baca, tetapi paling tidak saya mengetahui model-model soalnya dan memahami bagian mana yang saya paling lemah untuk TOEFL. Saya benar-benar berusaha untuk mengerjakan contoh soal Paragraf dengan baik, karena biasanya saya ngantuk luar biasa kalau sudah sampai section ini.

3. Tes Kemampuan Diri secara online
Karena tes SIMAK UI sebenarnya hanya 2, jadi sering-sering latihan akan sangat membantu kita waktu mengerjakan soal. Selain mencoba simulasi TOEFL secara online, kebetulan buku TPA yang saya beli memberikan free CD Interaktif untuk Simulasi TPA dan TOEFL. Simulasi ini penting banget, karena buat yang sudah lama selesai S1, saya sih merasanya otak saya sudah lama nggak menyentuh hal-hal seperti ini, mungkin karena terbiasa dengan rutinitas pekerjaan, ya... 

4. Kuatkan Kelemahan Kamu & Maksimalkan Kekuatan Kamu
Sering latihan juga membuat kamu tahu bagian mana saja yang jd kelemahan. Misal, Kemampuan Kuantitatif dan Penalaran dalam TPA. Nantinya kamu bisa fokus berlatih supaya kelemahanmu ini paling tidak bisa meningkat sedikit demi sedikit. Selain itu, kuatkan apa yang jadi kekuatan kamu. Misal kamu kuat di bidang Kemampuan Spasial, banyak-banyak berlatih juga supaya bisa mendongkrak nilai kamu nantinya. 

5. Tidur Cukup, Baca Doa, Berangkat!
Ujian biasanya dimulai pukul 7-8. Buat kamu yang belum hafal lokasi UI, lebih baik cari tempat lokasi ujian kamu H-1, supaya waktu hari H nantinya waktu kamu nggak habis untuk mencari lokasi ujian. Selain itu, datang pagi! Apalagi buat kamu yang bawa kendaraan sendiri (khususnya Mobil), karena masuk kampus saja waktu itu sudah antri, apalagi cari parkir. Siapkan alat tulis, Kartu Ujian dan Kartu Identitas satu hari sebelumnya, jangan sampai tertinggal.

Last but not least, berdoa!
Goodluck!

Wassalamualaikum!

Post a Comment
Related Posts with Thumbnails