Wednesday, July 1, 2015

Skin Problems : PORI-PORI

Sebenarnya saya jarang banget berhubungan dengan yang namanya skincare. Bukan kenapa-napa, tapi selama saya nggak jerawatan, buat saya cukup (yeah rite). Hampir semua skincare saya disponsori oleh mama saya, mulai dari obat jerawat beserta cleanser lengkap Larissa yang murah meriah (buat yang nggak tahu, Larissa adalah salah satu salon murah di Jogja yang terkenal dengan kualitas dan facialnya. Saya pertama kali facial disana hohoho), krim walet yang terkenal itu sampai akhirnya krim dokter yang mama beserta seluruh adik saya sekarang pakai. Percaya nggak percaya, masalah jerawat yang sempat datang waktu saya tiba di Jakarta berangsur-angsur hilang semenjak saya pakai krim walet, dan berhasil sampai sekarang (maksudnya jerawat nggak datang lagi, kecuali waktu menjelang mensana). 

Akhir-akhir ini kan saya sering post foto #LOTD di Path (di IG, di blog atau di Facebook juga sih), saya mulai terganggu nih dengan kulit wajah saya. Beruntusan dan nggak halus, walau nggak jerawatan juga. Whiteheads dan Blackheads sih jangan ditanya, kalau saya mau mencetin seluruh hidung sampe pegel juga nggak bakal hilang. 

Trus mulai kenal Glamglow. Berhubung kulit saya normal cenderung kering (walau kelihatannya berminyak), saya pertama kali coba Thirsty Mud (beli di @KailieShoppe hehehe). Enak banget, bisa dipakai tidur. Kemudian beralihlah ke Supermud dan Youthmud, kemudian Powermud. Walaupun lumayan mengobati kekusaman kulit dan komedo membandel, tetapi bukan berarti komedo-komedo tersebut hilang. Puncaknya beberapa hari yang lalu, pasca saya menggunakan Biore Porepack untuk mengatasi komedo saya. 

WOW!
Biore Porepack-nya hampir penuh saudara-saudara, yang berarti whiteheads saya buanyak sekali dong, secara sehari sebelumnya baru saya maskerin pakai Youthmud, masa nggak mempan? Sempat sih googling sesaat, cara alami mengatasi pori-pori besar (atau enlarged pores), Ada yang bilang pakai masker tomat, pisang, oatmeal dan lain sebagainya, tetapi berhubung saya adalah tipe couch potato, akhirnya saya browsing produk yang bisa mengatasi hal ini. 

Sampai saya menemukan artikel ini di PaulaChoice

Menurut PaulaChoice, kira-kira penyebab pori-pori membesar adalah sebagai berikut :
Almost exclusively, hormones regulate the oil glands that produce the sebum (oil), which moves through the lining of each pore and then onto your face. With normal oil production, the oil easily flows through the pore lining and out of the pore, imperceptibly spreading over the skin's surface. The problems arise when your oil glands make too much oil. This excess oil mixes with other substances (such as dead skin cells) in the pore to form a clog. Not surprisingly, this clog makes it difficult for the oil to flow freely, which causes the pore itself to enlarge.

Ternyata oh ternyata, ketika produksi minyak dalam wajah over dan bercampur dengan 'kotoran', salah satunya sel kulit mati, akan membentuk sumbatan sehingga minyak nggak bisa mengalir dengan bebas, sehingga pori-pori wajah jadi membesar. Kotoran tersebut ya disebabkan karena kesalahan saya sendiri sih, si couch potato yang paling males membersihkan wajah kalau pulang. Boro-boro pakai cleanser, cuci muka dan sikat gigi saja malesnya minta ampun!

Buat yang mengalami masalah seperti saya, PaulaChoice kasih beberapa tips untuk mengatasi enlarged pores, salah satunya ini :
Use a salicylic acid (BHA) exfoliant, in gel or liquid form, with absolutely no extraneous irritating ingredients. Gently exfoliating skin with a BHA can both remove excess skin cells from the surface of the face (so they don't build up in the pore) and exfoliate inside the pore (to improve its shape), allowing for a more even flow of oil. 

Nah, berhubung PaulaChoice punya produk untuk mengatasi ini, dia merekomendasikan satu produk dan 1 beauty tools :
1. Resist Daily Pore Refining Treatment Two Percent BHA
taken from PaulaChoice.com
Harganya lumayan mahal sih, sekitar US$ 28. Tapi salah satu temen yang doyan dan juara banget tentang skincare (you know who you are) merekomendasikan ini. Walaupun review di website PC ada yang nggak cocok sama sekali, tapi lumayan lah nilainya sekitar 4 di websitenya, dan sekitar 4,4 di website MakeUpAlley. Another #Wishlist, berhubung mahal kudu pinter-pinter cari timing sale, karena si PC ini nggak cuma dijual di websitenya tapi juga di Skinstore, CVS, dan lain sebagainya (Teteepp).

2. Professional Blemish Extracting Tool
taken from PaulaChoice.com
Yes, ini memang alat yang biasa digunakan mbak salon waktu kita facial. PaulaChoice menjual alat ini dengan harga US$ 13. Nggak begitu tahu sih beda alat ini dengan alat serupa yang dijual di toko kosmetik lokal di Indonesia, yang pasti kalau budget terbatas, lebih baik coba alat biasa saja, karena menurut saya budgetnya lebih baik dialokasikan untuk skincare diatas. 

Jadi, tambah bingung?
Samaaaaaaa!
Sambil nunggu sale season tiba, mungkin saya bakal ngatasin ini dengan rajin-rajin bersihin muka dan maskeran, plus mencoba cleansing oil atau cleansing balm, karena baca review dari temen juga, komedo bisa diatasi dengan kedua skincare tersebut sebagai cleanser. 

Post a Comment
Related Posts with Thumbnails