Featured Post

Ayo Liburan bersama PegiPegi!

Berhubung kemarin tanggal 26 Oktober saya dan suami merayakan anniversary yang kelima, beberapa kali kami sempat mendiskusikan tentang renc...

Friday, July 3, 2015

Mengapa Harus MedicTrust?


REKAM MEDIS!

Buat saya yang (dulu) sering berganti-ganti rumah sakit (dan dokter) terkait dengan kesuburan atau fertilitas sampai terkait kesehatan mata, rekam medis adalah sesuatu yang saya nggak paham sama sekali. Yang saya tahu, data yang saya punya ya hanya apa yang diberikan dokter ke saya, yang mana tergantung rumah sakit masing-masing ya.. Rumah sakit  terkait kesuburan, misalnya, biasanya akan memberikan kertas berisi catatan dokter dan hasil USG. Rumah sakit mata, ya hanya akan memberikan resep, itu pun kalau kita diberikan obat. Saya nggak tahu sama sekali mengenai apa yang dicatat dokter dalam catatan rekam medis saya terkait dengan pemeriksaan hari itu, kecuali yang disebutkan oleh dokter tersebut.

Terkait dengan fertilitas, berhubung saya suka sekali ganti-ganti dokter, jangan ditanya berapa hasil USG yang saya punya. Sayangnya menyimpan hasil konsultasi dengan dokter bukanlah hal mudah. Biasanya sih hari pertama masih rajin, dikumpulkan di suatu tempat (biasanya di rak atau atas lemari). Tetapi pasca konsultasi berikutnya, kadang-kadang saya sudah lupa, kemarin konsultasi pertama menyimpan hasil konsultasi maupun hasil lab dimana. Memang kayanya butuh Omega-3 banget, deh!

Alhasil ketika saya berganti dokter, hasil laboratorium yang awal otomatis nggak saya bawa, dong, karena lupa taruh dimana. Ulang lah lagi hasil labnya, padahal kadang belum lama, lho (maklum, saya emang agak labil). Padahal biaya laboratorium kan nggak murah. Waktu itu sih saya masih kerja, dan biaya rumah sakit rawat jalan dapat tanggungan yang dibatasi jumlahnya per tahun, jadi biaya tersebut masih bisa tercover. Pasca resign saya ini, ketar-ketir dong. Mulai terfikir buat menyimpan semua medical record yang saya punya dalam satu tempat, apalagi akhir tahun kemarin saya habis melakukan beberapa tes yang harganya nggak murah, mulai dari tes darah biasa hingga tes hormon dan TORCH lengkap. Nangis darah banget kalau hasil-hasil ini harus diulang lagi satu-satu.

 Akhirnya ketemu deh sama MedicTrust!

Aplikasi yang terhubung secara online dengan database #MedicTrust ini memudahkan kita untuk menyimpan segala maca, rekam medis kita, mulai dari hasil tes darah hingga hasil vaksinasi, bahkan hasil Xray pun bisa disimpan disini secara digital. Caranya pun nggak susah, tinggal foto, klak klik klak klik dan pencet sana pencet sini, trus upload! Asalkan handphone kita tersambung dengan internet, data yang kita simpan dalam aplikasi langsung tersimpan juga dalam database MedicTrust, sehingga bisa sewaktu-waktu kita akses ke websitenya MedicTrust.

Awalnya memang kita harus join dulu untuk mengunakan aplikasi ini, karena untuk menyimpan data-data kita, #MedicTrust kan butuh username dan password. Uniknya, khusus untuk VIP Member, 1 akun bisa menyimpan hingga 5 profile yang berbeda, sehingga buat emak-emak diluar sana yang kesulitan melakukan filing terhadap hasil lab 3 anak dan 1 suami, cocok banget pakai aplikasi ini. Berhubung saya baru 2 orang, jadi yang saya masukkan disini hanya saya dan suami.


Nah, yang saya suka lagi dari aplikasi ini, setiap kita upload hasil tes darah, misalnya, aplikasi ini menawarkan opsi ‘Request for Better Text’. Dengan opsi ini, hasil tes darah kita nggak hanya tersimpan sebagai ‘image’ atau gambar, tetapi diubah menjadi bentuk text. Bentuk text ini memudahkan kita untuk melihat secara sekilas apakah hasil tes darah kita masih normal atau diatas/dibawah ambang normal. Selain itu, apabila kita menyimpan lebih dari 1 hasil tes darah dengan konten yang sama, Hemoglobin misalnya, kita bisa mengetahui perkembangan hasil tes darah untuk konten Hemoglobin dari waktu ke waktu.



Hal ini bakal bermanfaat banget buat yang membutuhkan untuk memonitor suatu hal dalam tubuh kita terus-menerus. Misalnya untuk yang terkena diabetes atau terdapat turunan diabetes, fitur ini bisa memudahkan kita mengkontrol kadar gula darah dalam tubuh kita. Bisa jadi early alarm juga, misalnya dalam waktu 3 bulan, kadar gula dalam darah mulai meningkat, kita bisa menyesuaikan gaya hidup kita untuk kembali ke #gayahidupsehat yang baik dan benar, supaya kadar gula dalam darah paling tidak kembali ke jumlah yang ‘normal’.

Selain hasil tes darah, saya menggunakan #MedicTrust buat mengcompile hasil-hasil USG saya yang bejibun banyaknya. Hal ini memudahkan saya banget, karena dokter saya hanya memberikan saya kertas sejumlah 4 halaman yang ditempeli segala macam USG dari setiap konsultasi saya. Kok bisa memudahkan? Karena terdapat opsi untuk memasukkan nama Rumah Sakit, nama dokter dan tanggal, sehingga kita nggak kesulitan lagi kalau mencari mana hasil USG tanggal sekian.

MedicTrust saat ini sudah bekerja sama dengan beberapa dokter anak dirumah sakit terkemuka di Jakarta Selatan. Untuk ke depannya, MedicTrust berencana bekerjasama dengan lebih banyak dokter lagi, tidak hanya dokter anak, tentu saja dengan tujuan supaya nantinya pasien dari dokter tersebut tidak perlu memfoto satu-satu hasil rekam medisnya atau hasil konsultasi, tetapi dokter terkait tinggal mengupload hasil konsultasi dan rekam medis lainnya kedalam akun pasien terkait. Semoga rencana berjalan lancar ya, kan lumayan kita jadi nggak perlu harus foto-foto setiap kali habis periksa ataupun melakukan tes darah.

#TrustMedicTrust! Percayakan rekam medismu dalam aplikasi MedicTrust, karena opsi ini way much better daripada kamu memutuskan untuk menyimpan sendiri semua rekam medismu dirumah. Kecuali kamu punya satu loker sendiri untuk menyimpan semua hasil konsultasi kamu, saya pribadi merasa angkat tangan. Padahal saya Cuma berdua, gimana kalau sudah ada baby, ya? (AMIEN!) Secara hasil konsultasi baby kan lebih bejibun banyaknya, apalagi jadwal vaksinasi. 

Hope it helps, ya ladies!

More Information About MedicTrust :
https://medic-trust.com/
Post a Comment
Related Posts with Thumbnails