Featured Post

Ayo Liburan bersama PegiPegi!

Berhubung kemarin tanggal 26 Oktober saya dan suami merayakan anniversary yang kelima, beberapa kali kami sempat mendiskusikan tentang renc...

Thursday, June 25, 2015

Buka Puasa Sehat : 'Fried' Quinoa

Sudah berbulan-bulan lamanya saya menjalankan hidup sehat. Sebenarnya lebih ke sok sehat sih, habis kalau pas cheating-day ga kira-kira kadang-kadang, pernah pesen McD jam 11 malem karena kelaperan ga jelas *ya sama aja keleeuss*

Kalo hidup sehatnya lagi kumat, nasi sebisa mungkin dijauhin. Sebenarnya saya masih makan nasi sih, mostly merah tp putih juga masih, apalagi kalau lagi malas masak dan ujung-ujungnya beli nasi di warteg, mana ada nasi merah? Hehehe

Berhubung bulan puasa, beberapa hari ini buka puasa pakai Quinoa (walau sesekali masih mengandalkan warteg langganan). Quinoa itu apa sih? Menurut Wikipedia, Quinoa atau Kinoa merupakan serealia semu yang menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indian di Pegunungan AndesAmerika Selatan. Kinoa disebut serealia semu karena bijinya bukan dihasilkan dari tumbuhan suku padi-padian. Daunnya dapat dimakan pula, sebagaimana bayam biji. Biji kinoa sangat ideal sebagai sumber gizi karena mengandung karbohidrat dan protein asam amino esensial yang lebih tinggi, juga sejumlah kalsium, fosfor, dan besi. Quinoa seringkali disebut sebagai salah satu superfood, karena kandungan nutrisinya yang lumayan banyak. Saya pribadi suka sekali dengan quinoa, karena rasanya masih lebih bersahabat dibanding 'nasi merah', tetapi tingkat kalorinya kalau nggak salah lebih rendah. Cara memasaknya pun mudah banget, kalau saya pakai rice cooker biasa. 

Berhubung kemarin kangen sama nasi goreng, akhirnya kepikiran buat bikin Fried Quinoa alias Quinoa Goreng. Sebenarnya ga fried-fried banget sih, karena masaknya pakai unsalted butter dan minyaknya cuma 1 sendok makan. Aku share sedikit ya cara memasaknya.. Gampang bgt karena disini alirannya praktis jadi pake bumbu jadi hahahaha..

Quinoa dan Bumbu Jadi yang saya pakai. Quinoa bisa beli di Ranch Market atau Kemchicks atau Hero, mau pake merk Bobsmill atau merk Ranch bebas.. karena sama kok semua. 

Cara masak Quinoa. 
Takaran airnya pun hampir sama kaya beras biasa, kok, cuma karena saya suka agak 'lembut' jadi takaran air saya selalu 1 buku jari (bukan 3/4 seperti kalau masak nasi). 

Bukan iklan berbayar, Rice cookernya pun standar banget, dan masak Quinoa pakai ini bisa banget...

Berhubung nggak ada sayur, saya memutuskan pakai kacang polong (ini sayur bukan ya?). Buat isiannya saya pakai chicken pastrami 2 lembar yang saya potong suwir dan 3 lembar lidah asap super tipis yang saya suwir juga. Bahan-bahan ini saya panaskan terlebih dahulu (kalau kacang polong saya taruh di air mendidih terlebih dahulu) di teflon, tanpa minyak sih karena kebetulan di lidah asap sudah dioles minyak sebelumnya. 

Isian tadi kemudian saya tumis pakai unsalted butter, plus telur 1 butir. Yep, saya campur aja gitu sampai telur terlihat matang (hehehe). 

Setelah Isiannya matang, quinoa dan bumbu jadi dimasukkan ke wajan. Sama persis kaya masak nasi goreng, deh!

Isian dan Quinoa kemudian dimasak, diudek (apa ya bahasa Indonesianya) sampai tercampur semuanya. Waktu mencampur ini baru saya tambahkan 1 sendok makan minyak goreng. 

YAY!
Beginilah keadaannya setelah semua tercampur rata. 

Quinoa Goreng siap disantap!

Super YUM!
Buat yang penasaran sama bentuknya Quinoa, ini foto jarak dekat ya..
Beda banget sama nasi, lebih tipis banget dr nasi.

Buat yang mau berbuka dengan yang sehat-sehat, yuk maree kita bikin Quinoa Goreng bareng-bareng.


Monday, June 15, 2015

Jadi, Sudah punya Baby?

Baby!!!

picture credited www.medicalnewstoday.com

Saya yakin banyak yang lagi tersenyum waktu baca judul blog ini. Ada yang langsung mengelus perut yang lagi mulai buncit, ada yang mungkin langsung cium bayi pertamanya yang baru lahir beberapa minggu yang lalu dan lain sebagainya. Tapi ada juga yang langsung mengernyit, dengan pandangan 'apa-sih-maksudnya' bahkan mungkin ada yang langsung mellow.

Saya (dulu, ya kadang-kadang masih sekarang sih) termasuk golongan yang kedua. Sebagai pasangan yang sudah menikah hampir 3 tahun, kami sudah kebal banget sama pertanyaan ini. Dari yang cuma jawab 'beloomm.. Doain yaaa...' sambil tersenyum manis (kalau yang nanya temen sendiri, karena surprisingly beberapa teman lebih memahami dan nggak bertanya lebih jauh) sampai tersenyum kecut kalau ada yang nambahin embel-embel di belakangnya (dari 'kamu kecapekan...' sampai 'memang kenapa sengaja nunda', tau dong yang biasa nanya siapa hehehe). Tapi Alhamdulillah orang tua kami supportif kok, nggak pernah berhenti berdoa dan kasih support, plus nggak pernah bikin kami down, Alhamdulillahirabbilalaminnn....

Lalu apa saja sih test yang sudah kami lakukan? What should we do, sebagai pasangan yang belum dikaruniai momongan, padahal temen kami yang nikahnya lebih dulu sudah hamil dan mau melahirkan bulan depan? Saya coba share langkah-langkah yang saya ambil ya.. Walaupun belum berhasil, semoga bisa memberi insight buat perempuan-perempuan hebat diluar sana yang sedang berusaha memiliki keturunan.

1. Pilih dokter kandungan yang kamu mau.
Ni satu yang penting. Sebelum melakukan rangkaian test pre-pregnancy yang harganya nggak murah itu, lebih baik search rekomendsi dokter yang bisa membantu proses fertilitas. Bisa minta rekomendasi siapapun, atau bisa juga search di google. Jangan lupa pilih rumah sakit yang bagus ya.. Nggak perlu mahal, tapi sesuai dengan kebutuhan kamu. Misal nantinya kamu pingin kasih asi eksklusif, cari rumah sakit yang mendukung rawat gabung (kita mah orangnya gitu, mikirnya jauh ke depan).
Saya waktu itu pilih RSIA Bunda Margonda karena letaknya dekat dengan rumah, milih dokternya pun pake feeling and turns out dokternya baik dan membantu banget!!! Jangan lupa sesuaikan budget ya, karena beberapa rumah sakit biaya jasanya lebih mahal dibanding yang lain.

2. Konsultasi tentang kondisi kamu dan suami
Setelah pilih dokter, konsultasi dulu tentang kondisi kamu dan suami. Saya dulu pernah disebut dokter lain sebagai penderita PCOs, jadi hal ini yang saya share ke dokter saya yang baru. Biasanya setelah itu dokter akan melakukan rangkaian tindakan seperti USG Dalem dan USG Luar. Dokter kemudian kasih kita tips dan obat, Alhamdulillah dokter saya dulu cuma kasih resep Metformin sama Asam Folat yang total biayanya hampir 1/10 dari biaya dokternya alias murah meriah. Dokter saya ini enak.. Saya disuruh dateng lagi di siklus berikutnya, yakni pas ketika habis mens dan obat yang diresepkan habis.

3. Rangkaian Tes
Setelah beberapa konsultasi dan belum hamil juga, dokter menyarankan kami melakukan beberapa tes untuk mendukung diagnosa dokter kepada kami berdua. Tes yang disarankan bukan hanya tes untuk calon inu tetapi juga calon ayah. Apa saja sih tesnya?

- Tes untuk calon ibu
1. Tes Hormon & Tes Darah
Tes ini dilakukan dalam 1 waktu. Saya inget banget waktu itu diambil darah banyak banget untuk semua tes ini. Hasilnya sih bisa diambil dalam waktu 1 hari, harganya sekitar 1,5juta-2jutaan untuk keseluruhan test kalau nggak salah. Kalau nggak salah tes ini bagus buat yang siklus menstruasinya kacau, salah satunya ada tes terkait dengan kadar FSH (Follicle Stimulating Hormone), LH (Luteinizing Hormone), PRL (Prolactin) dsb.
2. Tes darah TORCH
Sebenarnya ini nggak wajib, dokter juga nggak menyarankan tapi kemarin saya ambil tes ini juga sih. TORCH ini adalah tes untuk menguji antibodi kita terhadap Toksoplasma, Rubella dan CMV (Cytomegalovirus) dan HMV (Herpes 1 & Herpes 2). Kenapa nggak wajib karena penyakit ini sebenarnya bahaya apabila kita terjangkiti virus ini ketika kita akhirnya berhasil hamil. Saya nggak begitu paham sih tentang virus TORCH ini, tetapi sepemahaman saya apabila kita terkena virus ini, bayi dalam kandungan kita juga akan terkena dan obatnya akan dibutuhkan bahkan bertahun-tahun setelah dedek bayi lahir. Kasian, kan? Tes ini diharapkan dapat mengantisipasi itu, jadi dokter bisa mengobati sebelum kehamilan terjadi sambil kita melakukan terapi-terapi untuk fertilitas. 
3. HSG
Untuk HSG, tes ini semacam XRay. Jadi ceritanya nanti suster akan memasukkan cairan kontras ke dalam alat kelamin, kemudian akan dilakukan XRay untuk melihat apakah cairan kontras tadi berhasil melewati tuba falopi atau tidak. Efeknya : MULES! You know the feeling when you want to poop tapi ternyata itu cuma mules belaka tapi mulesnya banget LOL. 
Dari HSG diketahui lebih lanjut apakah tuba falopi kita masih berfungsi dengan maksimal atau nggak.
- Tes untuk calon ayah
Tes untuk calon ayah singkat padat dan jelas : Tes Sperma. Hasil dari tes sperma itu bisa diketahui biasanya 1 hari, dan nanti bisa diketahui juga kualitas sperma sang calon ayah gimana karena di dalam lembaran hasil ada perbandingan standar normalnya. 
Hasil tes sperma biasanya dikonsultasikan lagi sama dokter Androginy. Jadi nanti calon ayah akan diberi rujukan oleh dokter kita untuk konsultasi ke dokter lain. 

Biaya tes diatas sebenarnya tergantung rumah sakitnya, walaupun nggak menampik kenyataan bahwa rata-rata harganya memang mahal. Saya sempat ganti dokter lho karena lab yang dirujuk dokter tersebut menyebutkan angka yang cukup fantastis akan biaya tes-tes diatas (kalau saya nggak salah sekitar total 10jutaan lebih). Jadi sesuaikan dengan budget, jangan sampai ganggu anggaran kita.

Konsultasikan lebih lanjut hasil tes kamu dengan dokter. Kalau ternyata masih belum berhasil juga gimana? Berdoa ya... Nggak ada yang nggak mungkin, kok! Bismillaaaahh....

Love,
Myria Rafiz

Saturday, June 13, 2015

LOTD : 3 Shades of Pinks!

atas ke bawah :
LA Girl Matte Tulle - Bourjois RV 05 Ole Flamingo - MUA Luxe Velvet Criminal

Sebenarnya waktu nyoba-nyoba lipen ini posisinya saya lagi harus menyelesaikan 1 deadline tugas akhir, LOL. I just cant help it.

Setelah jualan lipen di KailieShoppe (or FB) saya jadi lemah banget. Kalau liat ada lipen nganggur dan belum laku-laku, keinginan buat memilikinya gede banget, deh! Kecintaan pada lipen sebenarnya dimulai ketika di Path banyak banget bencong lipen bertebaran (lirik anak-anak FD). Yang tadinya pake lipen jarang-jarang, jd mulai penasaran dan jualanlah juga akhirnya. 

Lipen favorit saya salah satunya adalah Bourjois Rouge Velvet (yess.. yang termahsyur sampe sempet sold out di seluruh Jakarta sampe berbulan-bulan lamanya itu). Awalnya saya demen banget sama Nude-ist, tapi kok ketika nyoba Ole Flamingo suka banget? Padahal warnanya PINK FUSHIA JRENG MENTERENG! 

Lipen yang saya coba hari itu yang kedua adalah LA Girl Matte. Berhubung waktu barang dateng tullenya ada banyak, saya ambillah si Tulle ini sebagai hak milik. Masyaallah warnanyaaa.. ssusah banget ditangkep kamera. Pencahayaan bener-bener kudu maksimal (dan sepertinya paling bagus kalau di bawah sinar matahari, deh!), kalau nggak yang ketangkep adalah warna ungu (yes.. ungu!)

Warna terakhir adalah MUA (MakeUp Academy) Luxe Velvet yang Criminal. Saya sadar sih sepertinya ini salah satu yang saya salah shade juga (sepertinya Funk lebih cocok di muka, sih). Criminal ini warnanya TERLALU mentereng, jatuhnya kalau di bibir hitem nggak terlalu cakep, karena dia nggak seungu Funk tp juga nggak terlalu muda. Pusing, kan? 

LA GIRL MATTE PIGMENT GLOSS - TULLE

ungu muda! IRL sebenarnya pink jambon


slightly pink - keliatan kan? no flash ya..


(+)
- Harganya Murah (OfKors)
- Pilihan warnanya banyak
- Lumayan tahan lama, walaupun kudu dipakein lipbalm yah sebelum pake ini
- Gampang kering (dries matte)
- Pigmented

(-)
- Kudu pinter pilih warna, karena kalau check swatch di google warnanya bisa beda-beda di masing-masing orang
- Warnanya lebih cakep yang gelap.. kecuali untuk beberapa orang yang suka warna neon ngejreng
- Di beberapa orang hasilnya kurang bagus, setelah beberapa lama berbubuk dan jadi ga cakep
- Aplikatornya susah dipakai, dan cara pakainya (seperti liquid ls yang lain) kudu tricky biar warnanya menyatu di seluruh bibir

Repurchase?
Untuk Tulle - definitely no! 
Tapi sepertinya untuk bakal beli warna lain seperti Rebel, Secret dan Backstage

-----------------------------------------------------------------

MUA LUXE VELVET - CRIMINAL

nggak rapi? in my defense - ini udah much more better daripada sebelumnya, dan aksi nyoba-nyoba lipen ini terinspirasi dari video YouTube yang dilihat 5 menit sebelumnya


Warnanya terlalu neon jreng. Sebenarnya nggak begitu suka, tapi kalau suka jadi pusat perhatian warna ini cakep banget kok. Apalagi buat dipake malam hari. 

(+)
 - Dries Matte (Gampang banget keringnya)
- Tahan lama
- Pigmented, dan pilihan warna-warnanya cakep!
- Nggak bikin kering

(-)
- Aplikatornya agak susah menjangkau pojok dan ujung bibir, sehingga butuh bantuan lip brush supaya rata
- Karena cepet banget kering, warnanya jadi susah merata

Repurchase???
Yes! Harganya lumayan murah kok (di @KailieShoppe 140rb dan lagi promo pula free ongkir)!
Next sepertinya mau coba Reckless atau Halycon.

-----------------------------------------------------------------
BOURJOIS ROUGE VELVET 05 - OLE FLAMINGO



MY FAVE LIPEN EVER!
Selain warna ini juga punya warna 01 (Personne en Rouge), dan cakep banget dipakenyaa!

(+)
- Bourjois ini kalo nggak salah merupakan salah satu merk makeup yang paling 'sehat', jadi ini salah satu plusnya pake lipen ini.
- Nggak bikin kering!
- Super pigmented! Warnanya cakep banget, dan so far this is the best fuschia lipen on my lips!
- Tahan lama

(-)
- Keringnya agak lama, awalnya memang kelihatan glossy tapi seiring dengan berjalannya waktu dia matte kok!
- Paling gampang dihapus (2 brand lain susah banget)
- Harganya lebih mahal dibanding 2 brand lainnya

Repurchase???
Of Course!
Next sepertinya mau coba GrandCru (08) dan BeauBrun (12).

-----------------------------------------------------------------

THANKS!
SEE YOU SOON with different lipen color LOL

Happy Mommy, Healthy Baby!



Walaupun belum diberi kepercayaan sama Allah buat dapet momongan dan dedek bayi, waktu kmrn mba Anggie dari Mommies Daily share di Path tentang event ini, saya (sebagai perempuan yang nggak bosen belajar tentang baby thingy) langsung tertarik. Setelah maju mundur, ternyata saya diundang MommiesDaily buat ikutan langsung acaranya. Langsung happy dong, tanpa babibu langsung semangat plus googling dulu mengenai Kamillosan ini.

Acara ini dimulai jam 9 pagi di Hongkong Cafe Thamrin, yang merupakan kerjasama dari MommiesDaily dengan Kamillosan & Transpulmin sebagai penyelenggara acara. Acara yang berjudul Happy Mommy Healthy Baby ini dibagi dalam 4 sesi. Sesi pertama diisi oleh Mba Verra Oktaviani selalu Product Manager Transpulmin dan Kamillosan.

Mba Verra Oktaviani  membuka acara ini dan menjelaskan secara singkat mengenai manfaat dari 2 produk ini, yang ternyata sangat bermanfaat banget buat Ibu dan baby. Kamillosan bisa digunakan Ibu untuk meredakan nyeri dan radang di puting payudara ketika menyusui (atau sering disebut sebagai mastitis) dan buat baby untuk mengatasi ruam popok, sedangkan Transpulmin bisa digunakan untuk membantu mengatasi masalah influensa pada bayi. Duh, nggak kebayang deh kalau baby sakit, ponakan sakit aja disini rasanya ikutan khawatir. Transpulmin ini bisa menghangatkan badan baby yang sedang influensa, dan bisa digunakan bagi Ibu juga lho yang mengatasi masalah pernapasan. 


Sesi kedua diisi oleh narasumber kedua, yakni Anna Surti Ariani, Spsi, Msi, Psi – Psikolog Anak dan Keluarga yang akrab dengan sapaan Mba Nina. Mba Nina mengisi sesi kedua dengan tema “Percaya Diri, Pondasi Orang Tua Bahagia.” Ternyata percaya diri merupakan salah satu kunci kebahagiaan orangtua, lho, terutama Ibu. Kok bisa, sih?

Percaya Diri ternyata berdampak pada ASI

Mba Nina menjelaskan bahwa Ibu yang percaya diri biasanya lebih tenang dalam mengatasi segala sesuatunya. Orang tua yang percaya diri disebutkan Mba Nina dapat menghasilkan anak-anak yang sehat. Apalagi buat Ibu yang sedang memberikan ASI bagi babynya (BUSUI), karena sudah tau dong kalau salah satu kunci utama ASI adalah oksitosin yang dengan mudah diperoleh dari ‘feeling happy’ atau perasaan bahagia. Ibu yang penuh kekhawatiran biasanya malah dilanda banyak masalah, salah satunya bisa berdampak ke hormon yang ujung-ujungnya bisa berpengaruh pada produksi ASI.

Salah satu contoh yang diberikan adalah masalah menerapkan disiplin mandi pada anak. Buat saya (yang paling malas mandi) tentu itu adalah masalah yang mungkin susah banget diterapkan. Tetapi ternyata apabila kita dengan yakin dan percaya diri menerapkan aturan disiplin mandi pada anak, hal tersebut dapat berdampak pada mental anak kita sendiri. Anak yang disiplin dan diajari mengenai aturan sejak dini akan terbentuk menjadi pribadi yang teratur, dan begitu pula sebaliknya. Sayangnya masalah ‘kecil’ ini kalau dibiarkan ternyata bisa memberikan dampak jangka panjang yang buruk, beberapa diantaranya adalah kurang mandiri, mau menang sendiri, dan kurang bisa mematuhi aturan pada saat dewasa.

pembagian kartu berisi sifat-sifat yang dimiliki mommies

Kemudian dipenghujung sesi 2, Mba Nina membagikan sebuah kartu yang isinya adalah kartu mengenai sifat-sifat mommies. Cukup mengharukan, karena Mba Nina meyakinkan semua Ibu yang hadir disitu bahwa semua sifat yang tertera di kartu yang mereka dapat sekarang mungkin belum mereka lakukan, tetapi yakinlah bahwa sifat itu sudah mereka miliki, dan menunggu untuk dieksekusi!

sifat mommies - sudah kita miliki, kok! tinggal diterapkan! - @AnnaSurtiNina

Sesi ketiga diisi oleh Dr. Yohmi. Dr. Elizabeth Yohmi, SpA adalah Ketua SATGAS ASI IDAI. Sesi ketiga ini diisi oleh presentasi singkat mengenai pentingnya ASI bagi baby. Yang saya baru pelajari disini adalah ternyata ASI itu mengandung komposisi dan manfaat yang berbeda-beda lho. Komposisi ASI ketika baby 0-6 bulan sampai bahkan 2 tahun tidak pernah sama, selalu menyesuaikan kebutuhan baby dan balita sesuai dengan usianya. WOW! Padahal setahu saya nggak ada makanan yang wajib dikonsumsi sesuai dengan usia bayi, ajaib banget, kan? ASI juga disebutkan sebagai satu-satunya yang aman dikonsumsi newborn baby, terutama karena protein dari ASI sesuai dengan kondisi dinding usus baby.


Dr. Yohmi menjelaskan banyak lagi manfaat ASI, salah satunya mengenai bonding antara Ibu dan baby. Oleh karena itu, Dr. Yohmi menyarankan buat bumil yang sudah berencana ingin memberikan ASI Eksklusif, lebih baik mencari rumah sakit yang sekiranya mendukung hal itu juga. Rumah sakit yang mendukung ASI Eksklusif biasanya memperbolehkan Rawat Gabung antara Baby dengan Ibu di 24 jam pertama. Ternyata bisa, ya? Coba check rumah sakit yang mau kamu tuju, ya... 

dr. Yohmi mencontohkan cara menyusui yang benar & nyaman

ASI - ada yang lebih baik?

 Sesi keempat diisi oleh tanya-jawab. Ada Ibu yang menanyakan mengenai permasalahan antara Ibu dengan Mertua, mulai dari masalah tinggal bersama setelah melahirkan, perbedaan pola asuh, dan lain sebagainya. Mba Nina menjawab hal ini dengan satu hal : Percaya Diri sangat penting, tetapi apabila terkait dengan orang tua (termasuk mertua), harus perhatikan perasaan beliau juga ya. Hindari kata-kata yang tajam dan dapat melukai perasaan, karena orangtua kan selalu ingin dihargai. Sesi ini ramai banget, bahkan ada ayah yang bertanya juga mengenai masalah ASI. Senangnya kalau banyak ayah SIAGA yang mulai tanggap tentang ASI.

sesi tanya jawab

Sebelum berakhir, Transpulmin dan Kamillosan mengadakan sebuah games untuk mengenakan popok kain pada bayi hanya dalam waktu 30 detik. Games ini diikuti oleh 3 peserta, salah satunya Peni dari FD *dadah-dadah sama Peni* yang juara 3. Nggak apa ya Peni, kan masih ada 4 bulan buat belajar hihihi. 

pemenang Diaper Games! hebaaatt cepet banget!
*picture credited to MommiesDaily

Acara diakhiri dengan menulis dan menempel harapan Ibu yang hadir mengenai anak-anak dan dirinya sendiri. Ada yang menulis ingin anaknya menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa, ada yang ingin anaknya lahir dengan sehat, dan masiihh banyak lagi. Duh, senangnya... langsung mellow karena belum diberi kepercayaan sama Allah hihihi.

Seneng banget ikutan Parenting Class seperti ini. Ternyata ilmu yang diberikan bermanfaat banget, walaupun buat yang belum memiliki keturunan. Karena ternyata Happy Mommy sangat dibutuhkan bahkan ketika kita sedang hamil. Nggak mau dong baby di dalam kandungan ikut stres karena kita banyak pikiran ketika hamil?

Thank you Kamillosan & Transpulmin!
Thank you MommiesDaily!

We really have a great time! Apalagi sebelum pulang dibagi goodiebag yang sangat menarik banget! See you in another event... Semoga Kamillosan & Transpulmin segera bikin acara parenting class yang asik lagi ya...

Buat yang mau belajar lebih banyak dan tahu lebih banyak tentang Kamillosan & Transpulmin, jangan lupa like dan follow ya di :
Facebook : Kehangatan Ibu
Twitter : @KehangatanIbu

Related Posts with Thumbnails