Wednesday, August 14, 2013

My Ied Outfit


Outfit for My Ied :
CottonInk Tops - Batik Khasandy Ikat Pants
Longchamp LM Blanc

Sunday, August 11, 2013

Selamat Idul Fitri 1434 H

Tuesday, July 16, 2013

Me & My Money : (Belajar) Menabung


Waktu pertama kali baca event LiveOlive untuk blog competition “Me & My Money” di FemaleDaily ini, yang pertama kali terpikir dipikiran adalah Saving! Ajakan menabung ini selalu ada dalam urutan teratas cara hemat yang biasa diajarkan orang tua. Saya yakin setiap orang tua di dunia ini pasti mengajarkan hal tersebut ke anak-anaknya. Masalahnya, biasaya ajaran ini luntur ketika anak-anak beranjak dewasa, terutama ketika mereka mulai dapat memperoleh penghasilan sendiri.

Saya adalah livingproof akan hal ini. Setelah saya mulai bisa menghasilkan uang sendiri walaupun dari usaha onlineshop kecil-kecilan, boro-boro menabung, menyimpan uang cash di dompet saja rasanya susah banget. Alhasil ketika saya mulai bekerja saya kesulitan memilah-milah barang apa saja yang bisa saya bawa sebagai bekal mencari uang di kota orang. Bukan kenapa-napa, banyak banget tetapi yang bisa dihitung sebagai ‘bekal’ bekerja NIHIL alias sedikit banget!


Sayangnya saya belum bisa belajar dari pengalaman. Ketika mulai bekerja dan berkenalan dengan ‘setan cantik’ yang bernama Kartu Kredit, saya mulai tergoda lagi untuk menjadi konsumtif. Sebentar-sebentar gesek, sebentar-sebentar jalan-jalan. Alhasil gaji saya yang sedikit itu pun semakin terpotong karena tuntutan pembayaran kartu kredit. Sampai akhirnya saya melakukan activa-opname pada harta yang saya miliki ketika melakukan pelaporan pajak tahunan. Baru saya merasa menyesal banget, karena selama hampir setahun bekerja, saya hanya bisa menabung dari bonus tahunan saja, yang tentu saja jumlahnya menjadi sedikit jika dibandingkan dengan apabila saya dapat menabung dengan rutin setiap bulan.

Saya mulai (memaksakan diri untuk) menabung tidak lama setelah itu. Walaupun tidak begitu asing dengan yang namanya Reksadana, tetapi mencoba program Reksadana bulanan yang dipotong rutin dari rekening kita saya masih nol besar alias belum pernah. Mulailah saya bertanya pada bank tempat dimana Payroll saya dibayarkan. Alasannya sederhana sih, karena menurut saya lebih efektif membiarkan gaji kita terpotong otomatis daripada harus menabung via rekening lain untuk didebet di tabungan reksadana. Kalau membuka tabungan baru untuk reksadana bulanan, bisa-bisa suatu kali mandeg hanya karena kita kelupaan transfer ke rekening tersebut. Sayang, kan, karena kelalaian kita malah ada biaya yang harus kita bayar juga.

Awalnya saya ‘hanya’ menabung Rp 500rb sebulannya. Jauuh sekali dari kriteria “30 % dari Gaji adalah Tabungan”. Awalnya rasanya berat banget menghemat Rp 500rb setiap bulannya, setelah terbiasa konsumtif dengan bantuan Kartu Kredit. Tetapi lama-lama saya bisa dan mampu juga. Orang lain saja sanggup menyisihkan bahkan 50% dari penghasilannya kok, masa saya yang notabene masih single nggak bisa?

Hal ini masih berlangsung sampai sekarang, lho! Bahkan setoran untuk reksadana pelan-pelan mulai saya tingkatkan, walaupun nggak drastis karena takutnya saya sendiri nggak siap. Selain itu, saya dan suami (berhubung sekarang sudah menikah) juga mulai melakukan penghematan dalam beberapa hal, misalnya dalam hal belanja bulanan, makan malam, transport termasuk pengeluaran kami selama di kantor.


Dalam belanja bulanan, misalnya, kami biasanya mencatat apa saja yang perlu kami beli, sehingga sesampainya di lokasi kami nggak sembarangan memasukkan barang-barang ke troli belanjaan kami. Untuk makan malam, kami membiasakan sebisa mungkin masak sendiri, bukan jajan diluar (seperti yang biasa kami lakukan dulu). Memang lebih rumit, sih (buat saya) karena harus masak, padahal kadang pulang kantor badan sudah menyampaikan sinyal-sinyal nggak enak ketika melihat tempat tidur. Tetapi kan tidak mungkin kalau kami harus jajan terus setiap hari, tidak hanya boros tetapi juga nggak bagus juga buat kesehatan, mengingat sebagian besar restoran & rumah makan di Indonesia bersahabat baik dengan yang namanya PENYEDAP RASA!

Satu lagi kunci sukses menabung! Jauhkan diri dari kartu kredit untuk hal-hal konsumtif, kalau memang tidak ada cash nantinya untuk membayar kartu ketika jatuh tempo. Bukan apa-apa sih, tetapi membayar bunga kartu kredit itu lebih bikin sakit hati daripada putus cinta. Ini yang sedang saya terapkan saat ini, pelan-pelan saya sedang membayar hutang kartu kredit atas dosa masa lalu yang saya lakukan ketika khilaf.

Jadi apa yang saya lakukan setelah gajian? Yang pertama, langsung dipotong buat tabungan reksadana tentunya. Kemudian, gajian mulai berkurang karena membayar hal-hal rutin seperti Air, Listrik, Iuran Bulanan di Kompleks dan cicilan-cicilan, termasuk cicilan Kulkas, Kasur, Mesin Cuci, Lemari Es (lah, kok banyaak). Setelah itu baru menyisihkan buat uang transport & makan siang. Sisanya baru buat bonus, bisa buat belanja, nyalon, beli make-up & tas baru.

Buat kamu yang pingin tau lebih jauh tentang keuangan & tips and trick terkait keuangan (mulai dari pribadi sampai keluarga), buruan buka www.LiveOlive.com dan daftar! Buat SocialMedia Addict, LiveOlive juga punya :
- FanPage Facebook yang bisa kamu “Like” di MyLiveOlive
- Twitter yang bisa kamu Follow di : MyLiveOlive
- Google+ Page di LiveOlive
- Youtube Channel yang bisa kamu “Subscribe” di : LiveOlive

Wednesday, March 20, 2013

(Im)Possible Idea : Polisi Polusi

As a human (and God's creature), we have our own privileges which is breathing! Ya, hak yang satu itu diberikan cuma-cuma oleh Tuhan buat kita semua, nggak pandang bulu! Nggak peduli agama, warna kulit, suku bangsa, lokasi daerah, dimanapun itu, kita berhak untuk bernapas.

Seharusnya hak tersebut diikuti dengan hak untuk menghirup udara segar, dimanapun kita berada. Udara segar disini berarti bebas dari segala macam asap yang menganggu udara yang kita hirup. Let's not talk about smoke, karena di blog ini, saya hanya akan bicara mengenai polusi :P

Sebagai karyawan swasta yang sehari-hari mengendarai kendaraan bermotor beroda dua, saya sudah amat sangat akrab dengan udara Jakarta sejak 1,5 tahun yg lalu. Apalagi udara Jakarta Utara, yang semua warga Jakarta mungkin sudah paham betul mengenai jalanan di daerah ini. Tidak hanya motor/mobil, bis, metromini & busway, saya (dan pengendara kendaraan lainnya) masih harus bertarung dengan TRUK!

Yap, Truk. Mulai dari Truk Pengangkut Bensin, Truk Sampah, Truk Bak, hingga Truk Gandeng yang panjangnya Naudzubillah hingga saya salut dengan pengendaranya yang mampu mengendalikan kendaraan tersebut. Sayangnya kendaraan-kendaraan tersebut seringkali sudah tidak sehat. Asap knalpot yang keluar dari kendaraan tersebut tidak lagi abu-abu, tetapi kadang HITAM (dan panass, yap!).


Seharusnya ada polisi polusi, yang mengukur semua kendaraan sehingga yang sudah tidak layak jalan, dipensiunkan / diperbaiki sehingga bisa jalan lagi. Walaupun itu juga mustahil, mengingat jumlah kendaraan di Jakarta yang (lagi-lagi) naudzubillah banyaknya.

Bisa dibayangkan rasanya, dengan jalur yang cukup macet (I don't complain about it), masih harus dihantam dengan asap panas yang kotor itu (yang kadang bikin esmosi sangat). Padahal sebagai manusia kita berhak lho menghirup udara segar! Udara yang bebas dari polusi. Apakah naif apabila saya (dan menurut saya sebagian warga Jakarta) masih menginginkan hal ini?

And to be honest, hal ini terlihat dengan jelas disaat weekend, dimana Jalur ke Puncak/Bandung biasanya diikuti dengan kemacetan yang tidak wajar. Yes, Jakartans miss fresh air! Much!

Regards,
Myria!

NB :
Picture taken from :
http://www.kidscientist.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, February 8, 2013

Prabal Gurung for Target

I once wrote about Prabal Gurung in NYFW Fall 2011 here. And just like that : I fell in love with him, that's all! and when I saw about his collaboration with Target.com, I was so excited!


His PG for TG was inpired by love. Based on the quiz I took in PG for Target site, he wants to tell that everyone in every personality (based on their love style) would match his collection well, no matter what their style were : 
Romantic, Classic or Edgy!

Romantic

 Classic!

 My Fave : Edgy!
Comes in printed clothing items, love the third dress - black dress combined with Nolita Print!

the accessories!
The Clutch is definitely to-die-for item!
It would be too gorgeous if combined with a Little Black Dress! 
YAY!

so, what do you think?

Make sure you bookmark the site, so at midnight you would be able to 'add them to cart' before they are sold out!!!

Love,

Monday, February 4, 2013

First Daughter & Her Style : Malia Obama

LITTLE GIRL GROWN UP!


credited to :
thefabgirls.com

I still remember when Obama became a president in USA few years ago, I still looked at them both as a very beautiful and super cute little girls. But when I saw them at Inauguration 2013 last January, suddenly I fellin in love with their style, esp. MALIA!


credited to :
sheknows.com

credited to :
hollywoodreporter.com


credited to :
interestedtips.blogspot.com


credited to :
peplestylewatch.com


credited to :
esensi.co.id


credited to :
supremas.com.br

I always love her choice of dress and skirt, definitely my fave! And also her color choice, the way she mix the dress with boots and tights!
definitely one kind of fashionista-gonnabe first daughter!

One thing I could say about her : she doesnt need to try hard to look fashionable - just like her mom, effortlessly stylish!

Tuesday, January 8, 2013

New Love : Sari Ayu E/S Karimunjawa

Me and eyeshadow (and Lipstick) were never match. I prefer using blush-on and eyeliner with no apllying eyeshadow everytime I go out.

WHY???

simple answer : i just don't know how to apply it well on my face. Yeah, just that!

but sometimes you just have to try! After using a natural color of e/s, I decided to try on some new e/s color, the more colourful one! And my choice goes to Sari AyuTrend Warna 2013 : Eyeshadow Karimunjawa.


Purple, Yellow and Green - somehow its colors combination remind me of peacock




applying eyeshadows is just not that easy for me, hahaha!


this is my best! LOL


love - myriarafiz

Monday, January 7, 2013

Spa Nggak Pernah Semudah Ini dengan SariAyu HOME spa!

Kalau orang bilang kerja di Jakarta itu banyak duit, mungkin Cuma segelintir orang yang setuju. Sisanya pasti bakal berkata :
SEBANDING DENGAN COST OF LIFESTYLENYA!

Apalagi cewek, dengan hobi segambreng mulai dari fashion, make-up sampai nyalon (yang notabene dilakukan paling tidak sebulan sekali). Coba dibayangkan ya, saya pernah waktu itu menghabiskan IDR 120,000,- hanya untuk creambath dan potong rambut di salah satu salon ternama (yang nggak ternama-ternama banget). Buat saya itu udah mahal banget, secara pernah di Jogja saya hanya merogoh kocek sekitar IDR 150,000,- untuk Hair Spa, Luluran, Javanese Massage & Ratus! Bayangkan oh bayangkan!

Nggak heran apabila saya (dan banyak wanita diluar sana) sekarang mulai mengintip yang namanya Home-Spa. Selain jauh lebih murah, kita secara nggak langsung belajar mandiri karena Home-Spa bisa kita lakukan sendiri, di kamar mandi atau kamar kos kita kapanpun kita mau! Nggak perlu menikmati bermacet-macet ria, atau bermahal-mahal di taxi. Cuma tinggal pulang, ambil produknya dan seketika badan kita sudah fresh dan bersih!


Berhubung di FemaleDaily ada kontes blogging tentang 'Create Your Own Spa di Create Your Own Spa Blogging Competition', sekalian bahas HomeSpa ini yukk disini. Nah, produk apa sih yang bisa kita gunakan untuk Home-Spa ini? Buat yang berbudget terbatas, Sariayu bisa jadi pilihan! Let’s see..


1.  Sariayu – Sabun Lulur Kencana
Dengan harga ‘hanya’ Rp 13,500,- kamu bisa mendapatkan kulit yang bersih dan sehat! Sabun Lulur ini bisa kita gunakan setiap hari, dan dapat mengatasi bau badan juga loh!

2.  Sariayu – Eksotik Tanjung Body Scrub
Untuk Body Scrub, Sariayu memiliki beberapa range produk yang bisa kita gunakan. Ada yang Seri Putih Langsat yang khusus untuk mencerahkan kulit, ada juga BodyScrub biasa. Saya memilih Eksotik Tanjung Body Scrub yang harganya ‘hanya’ Rp 11,500,-, yang dapat menghaluskan kulitmu dan menghilangkan sel kulit mati sekaligus mengharumkan badan kita lebih lama. Percaya deh, tanpa ‘Pemutih’ kita tetep bisa stay fabulous dan eksotis kok!


3.  Sariayu - White Aromatic Pelembut Raga Harmoni
Untuk bodylotionnya, White Aromatic Harmony BodyLotion bisa jadi pilihan kita. Dengan esensial minyak peppermint yang menyegarkan, badan dan pikiran seketika dapat menjadi fresh setelah scrubbing! Buat kamu penyuka aroma bunga, SariAyu Bodylotion Tanjung & White Aromatic Relax BodyLotion dengan esensial mawar dapat menjadi pilihan, juga loh!

4.  Sariayu Minyak Zaitun Aromatic

Sariayu juga memiliki minyak zaitun sendiri, loh! Dapat kamu gunakan untuk mengatasi stress yang seringkali muncul setelah satu minggu penuh menghabiskan weekend di kantor (yeah, right!) atau meeting seharian. Harganya juga bersahabat, Rp 23,500,- aja! Saya sekarang lagi pake ini buat mengatasi jerawat saya yang susaah banget hilangnya, way better laah :D

5. Sariayu Mujizat Kencang Payudara
Kalau harga pengencangan payudara di salon-salon mencapai ratusan ribu bahkan jutaan, dengan Sariayu kamu hanya perlu merogoh kocek Rp 23,000,- saja! Selain itu, Sariayu juga punya produk ‘Masker Payudara’ dalam bentuk sachetan yang dapat kamu gunakan setiap minggu! Payudara impian dapat dimulai dari sekarang, deh!

Nah, sekarang nggak perlu ragu lagi buat nyalon setiap minggu, bahkan setiap hari! Hanya dengan kurang dari seratus ribu rupiah badan yang sehat, kinclong dan cantik bisa kamu dapatkan! Produknya pun dapat kamu temukan dimana saja! Jangan lupa : seratus ribu rupiah untuk lebih dari sebulan perawatan! Bayangkan berapa rupiah yang bisa kita hemat buat spa, lumayan kan buat dialokasikan ke pos belanja yang lain.. *teteeuup*


Nggak perlu ribet, tinggal duduk di pojok favorit kita beralaskan lantai dan oles2 sambil nonton TV! Kulit bersih, hati senang, dompet tetep amaaaaan!

Buat yang penasaran tentang gimana sih cara Home Spa, Sari Ayu punya video yg bagus nih mengenai basic guidelines having your homespa. Check this out ya :
Basic Guidelines for Creating your own Spa

 Anyway, kalau kamu beli di counter resmi Sariayu, kamu bisa mendapatkan Free HomeSpa DVD lho dengan membeli Paket Spa Sariayu ini! Lets create our own spa!!!

taken from here

buat yang mau tau lebih lanjut tentang produk dari SariAyu yang lainnya, bisa mengunjungi Fanpage Facebook Sari Ayu Martha Tilaar di www.facebook.com/sariayu.mt atau Follow twitternya di @SariAyu_MT yah...

See You in Another Post!
- MyriaRafiz

PS : Harga Produk bervariasi yaa tergantung tempat kamu beliii..,

Thursday, January 3, 2013

What to EXPECT when You're Married


there are plenty of good reasons why you should get married. But there are a huge things that you're gonna found when you were married.

SHARING.




buat cewek-cewek yang gila belanja, sharing ini bisa jadi sedikit masalah karena hellloooo, tanpa sepatu dari mister suami aja rak sepatu kita udah penuh, gimana kalo harus share?

Well, I FEEL YOU!!!
Akhirnya saya (setelah dimarahin mister suami melihat lemari dan rak sepatu yang super penuh) memutuskan untuk menggunakan jalur buka tutup (yep, udah kaya jalur ke puncak).

Artinya, setiap mau buka kotak sepatu baru, kotak sepatu lama (dan sepatunya) ditutuupp. Hmmmm sedikit maksaaa yee, gpp laahh. Ditutup itu nggak perlu harus selalu dijual, bisa dikasihin ke orang lain atau sodara. Believe it or not, tips ini lumayan juga buat merefresh koleksi sepatu atau baju kita. Well, kalau baju sih belom seekstrim ituuh... LOL

So, dont worry! Kalau budget beli rak sepatu atau lemari yg lebih besar belum bisa terkumpul, metode ini bisa kita pakaii. Selaen menghemat, lemari yang lebih lega juga membuat kita happy dan nggak sumpek loh!! Yaah asal jangan lowong-lowong bangeet. Bisa jadi malah hasrat belanja semakin besar karena sedih liat lemari kosong (bisaaaaaa aja deh).

SEE YOU WHEN I SEE YOU!
MYRIARAFIZ

Celoteh Kamar Mandi

Here's whats happened in my office toilets.


People chatted, shared everything about anything, from office matter to what happened when they left their kids home with their maids. From working stuff to bed-stuff.

They (or lets just say, we) shared in front of the washtafel, or even behind toilet box. Doesnt matter when our bosses heard what we say, because we dont even know about it.

I talked between toilet boxes. When my officemates apparently sit next to me in the toilet. We chat, we laugh!!!

What happened in your office's restroom?

See Ya in another post,
MYRIA RAFIZ
Related Posts with Thumbnails