Friday, February 19, 2016

Sequin : Grammy, SS 2016 & Daily!

Pasca Nonton Grammy Award 2016 beberapa hari yang lalu, saya sempat terheran-heran dan silau men. Pasalnya, hampir sebagian besar artis yang saya lihat menggunakan baju bling bling, alias sequin. Modelnya pun cakep-cakep banget, mulai dari yang classic sampai backless ada semua. 

Sempat heran sih, apakah Sequin is the new 2016 trend atau memang artis yang hadir kebetulan memilih gaun yang berkilau supaya shining like a star?

Adele
Looks Like both of them are Givenchy Couture
Credited: www.cbsnews.com

Taylor Swift in Sequin Jumpsuit! Custom Made from JessicaJonesDesign
Credited : HollywoodLife.com

Meghan Trainor. in Custom Dress by Michael Kostello
I hate the shoulder pads. And I think the v-neck is not helping!

Selena Gomez, in Calvin Klein Cutout-Sequin-Gown
Credited: www.cbsnews.com

Bella Hadid, and her sparkling black slit dress
Credited: www.cbsnews.com

Kaley Couco in White Embelished Jumpsuit
Credited: www.cbsnews.com

Simone Smith, LL Cool J's wife
Credited: www.cbsnews.com

Nicole Trunfio, in another Jumpsuit and Sequin!
Credited: www.cbsnews.com

and My Fave, 
she's the living proof that being preggo is still can rockin' the red carpet!
Florence Welch in 1970s inspired sequin Gucci Gown
Credited: www.cbsnews.com

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadi, Spring 2016 dipenuhi oleh Sequin?

Turns out, Yes!
this is what I found when I googled that :

Kalau buat di Indonesia, rasa-rasanya sih sequin rada susah ya, secara ribet. Mungkin kalau untuk acara-acara formal sih masih memungkinkan, cuma kalau sehari-hari full sequin atau pakai jumpsuit sequin aja kayanya rada lebay LOL. 

But for sequin lovers, sepertinya sih Sequin Blazer or Sequin Tops nggak salah untuk dipunya satu atau dua, buat dipadu-padankan sehari-hari. Salah satunya yang dishare oleh PopBela.com berikut ini :


SELAMAT HUNTING SEQUIN ITEMS!

Tuesday, February 16, 2016

HARRY POTTER IS (GOING TO BE) BACK!

Assalamu'alaikum,

Beberapa hari yang lalu, saya sempat kaget melihat postingan Path dari seorang teman. Postingannya berisi gambar Buku Harry Potter and the Phylosophy Stone dengan edisi bergambar. Kurang tau sih bahasanya Indonesia atau Inggris dan edisinya apa, tetapi yang pasti kalau saya nggak salah ingat harganya sekitar Rp 350 Ribu, dan dijual di Gramedia (kalau saya nggak salah ingat juga).

Terus beberapa hari kemudian saya juga melihat di postingan Path, entah punya siapa, yang menyebutkan bahwa ada edisi baru untuk Harry Potter yang berbeda dengan ketujuh buku sebelumnya. Judulnya :

Harry Potter and the Cursed Child - Parts I & II



Berhubung saya penasaran (banget), hari ini saya browsing ke toko buku online favorit saya, dan menemukan buku tersebut dalam masa Pre Order. Buku tersebut baru dipublikasikan sendiri sekitar tanggal 31 Juli 2016, jadi yaaa otomatis baru bisa diterima (apabila kita ikut Pre Ordernya) 4-5 minggu setelahnya. 

Iklan Harry Potter and the Cursed Child di TheBookDepository.com

Setelah saya baca-baca sekilas dan browsing kesana dan kesini, sepertinya Harry Potter 8e ini merupakan suatu pementasan teater yang merupakan lanjutan dari kisah Harry Potter 7 yang lalu. Buku ini merupakan Official Script Book dari Original West End Production. Kisah ini merupakan kisah pementasan oleh Jack Thorne, yang berdasar pada naskah yang ditulis oleh J.K Rowling, Jack Thorne dan John Tiffany. Kisah ini juga merupakan kisah pertama resmi Harry Potter yang dipentaskan dalam teater, yang akan dipentaskan pertama kali di London West End pada 30 Juli 2016. 

Mengambil waktu 19 tahun setelah 'Battle of Hogwarts', dimana Harry Potter berhasil membunuh Voldemort, kisah ini menceritakan bagaimana Harry Potter yang saat ini bekerja di Kementrian Sihir sekaligus suami dari Ginny dan ayah dari 3 anak (Albus Severus Potter, James Sirius Potter dan Lily Luna Potter) yang masih bersekolah di Hogwarts. Sinopsis singkat dari buku ini menceritakan mengenai bagaimana Albus berusaha keras untuk berjuang dalam warisan keluarga yang tidak pernah dia inginkan. Tidak dijelaskan lebih lanjut sih, apakah 'family legacy' yang dimaksud terkait dengan popularitas keluarganya (secara ayahnya berhasil membunuh dia-yang-tidak-bisa-disebut-namanya) atau hal lain. Tetapi di akhir sinopsis disebutkan bahwa Harry Potter and Albus Potter mempelajari bahwa terkadang kegelapan datang dari tempat yang tidak diharapkan. 

Ada beberapa blogger yang bahkan menulis mengenai perkiraan kisah dari pementasan teatrikal ini. Salah satunya Emma Lord, dalam artikel ini. Emma menyebutkan bahwa ada kemungkinan Albus tidak diterima di Gryffindor seperti kakaknya, James, sehingga ini mungkin akan menimbulkan masalah dan tekanan di diri Albus sendiri. Selain itu, Emma juga menyebutkan mengenai hubungan Ron dan Hermione, yang mungkin bahkan sudah bercerai LOL. Basically saya nggak setuju, sih, karena Ron dan Hermione itu kaya anjing dan kucing, berantem terus, but they can't stand without each other

Buku ini dijual dengan harga US$ 25.95 di TheBookDepository.com, dan saya nggak sabar banget mau beli buku ini! Masih ada 166 hari lagi untuk memesan buku ini, cukup lah untuk menabung buat nggak membeli buku lain terlebih dahulu. Dan jangan sedih, di situs TheBookDepository.com ini harga sudah termasuk Free Shipping Worldwide alias bebas ongkos kirim ke seluruh dunia. Buat yang takut membeli atau melakukan transaksi lewat kartu kredit, pake Paypal aja. Caranya kamu tinggal masukin data kartu kredit kamu di Paypal, dan ketika transaksi di TBD kamu tinggal masukin email dan password, jauh lebih aman daripada harus input data CC secara online. 

SELAMAT BOKEK BELANJA BUKU BARU!
*ngomong sama diri sendiri*

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Official Synopsis :
The Eighth Story. Nineteen Years Later. Based on an original new story by J.K. Rowling, Jack Thorne and John Tiffany, a new play by Jack Thorne. Based on an original new story by J.K. Rowling, Jack Thorne and John Tiffany, a new play by Jack Thorne, Harry Potter and the Cursed Child is the eighth story in the Harry Potter series and the first official Harry Potter story to be presented on stage. The play will receive its world premiere in London’s West End on 30th July 2016. It was always difficult being Harry Potter and it isn’t much easier now that he is an overworked employee of the Ministry of Magic, a husband, and father of three school-age children. While Harry grapples with a past that refuses to stay where it belongs, his youngest son Albus must struggle with the weight of a family legacy he never wanted. As past and present fuse ominously, both father and son learn the uncomfortable truth: sometimes, darkness comes from unexpected places.

Wassalamualaikum, 

Sunday, February 14, 2016

Comfort Food : Another Murmer Food!

 Comfort Food yang mau saya bicarakan dibawah ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Dari saya Kuliah, atau bahkan mungkin SMA, di Jogja. Dulu sih saya bisa dibilang jarang makan disini. Kenapa? MAHAL!

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA

Waktu saya di Jogja, makan disini itungannya kaya makan besar. Sekali makan bisa habis Rp 40 Ribu lebih. Nasi, Lauk, Sayur, bahkan sambelnya aja mahal! Maklum, di Jogja dulu waktu saya kuliah Rp 10 Ribu aja sudah bisa makan penyetan. Bahkan saya kalau lagi kere karena kebanyakan online shopping (Yes, dari saya kuliah tahun 2006 lalu saya udah mulai jualan online, jadi saya otomatis mulai belanja online juga), kadang saya makan nasi, kuah sayur sama tempe goreng yang totalnya paling mahal Rp 5 Ribu. 


Selama saya di Jakarta, dan akhirnya pindah Depok, susah menemukan makanan yang benar-benar bisa makan kenyang tapi dengan budget terbatas. Plus suami saya juga agak susah, kalau makanannya kebule-bulean, walaupun enak, dan kalau makanannya agak mahal suka protes. Intinya susah lah menemukan makanan yang kami berdua sama-sama suka dan cocok disini. 

Nggak tahu mulai kapan, kami sering sekali ke Warung SS (Super Sambal). Dari waktu warungnya masih agak kecil di Margonda, sampai sekarang sudah pindah ke seberangnya! Awalnya kami sebulan sekali makan disini, sampai beberapa bulan terakhir ini bisa 2-3x sebulan. SS ini tempat makan yang kami akan dengan mudah setujui kalau kami ingin makan diluar tapi stuck, nggak bisa memutuskan makan dimana saking banyaknya opsi. 

Dan ini menu yang kami (hampir selalu wajib) pesan setiap kami datang. 

segini banyak, dengan nasi 3 piring dan air es 3 gelas 
plus es teh manis 1 gelas cuma habis 60rb

1. Jamur Goreng

Jamur Goreng ini merupakan pengganti lauk buat kami. Nggak terlalu berat, dapet banyak dan murah! Saya lebih suka makan Jamur Goreng dibanding Ayam Goreng kalau sudah sampai SS, mungkin salah satunya karena saya jarang menemukan warung yang jualan jamur goreng kering enak dengan harga murah. Selain itu, jamurnya juga nggak terlalu asin, malah lebih nggak ada rasanya sih, jd cocok banget kalau dicocol sama sambel SS. Jamur yang ada difoto ini sebenarnya 2 porsi yang digabung jadi 1, tapi percaya deh ini buat 2 orang (dan 3 nasi, karena suami saya nambah) mah udah lebih dari cukup dehh!

2. Terong Goreng Kering
Terong Goreng Kering, bahkan setiap saya tulis menu, saya selalu tambahkan kata-kata 'kering' di sebelahnya LOL. Menu ini sebenarnya kami pertama kali coba di Jogja. Karena enak, ketika makan di SS lagi, kami pesenlah menu ini lagi. Sayangnya si terong goreng ini kurang kering, jadi rasanya agak 'engep' karena minyaknya masih banyak. Oleh karena itu kami selalu pesen Terong Goreng Kering. Percaya deh, enak banget!!!
Terongnya sebenarnya gampang kok masaknya, tinggal menemukan komposisi bumbu tepung yang enak aja, karena terongnya sendiri dalemnya nggak dibumbuin apa-apa. Cocok banget kalau buat cocol-cocol sambel, karena sambel bawang yang kami pilih biasanya agak asin, jadi pas banget laahh!

3. Sambel Belut
Kalau ini kesukaan suami saya. Sambel Welut, atau Sambel Belut. Basicnya Sambel Bawang, tetapi diberi belut yang disuwir kecil-kecil. SS ini jeleknya satu, kadang komposisi rasanya belum begitu konsisten. Kadang waktu kami datang, sambelnya bisa pedes banget, dan di kedatangan kami berikutnya sambelnya bisa jadi nggak terlalu pedas. Kadang jumlah juga nggak terlalu konsisten, hari ini misalnya jumlah sambel welut sedikit lebih banyak dibanding porsi ketika kami terakhir kesana. 
*Saking seringnya makan disini*

4. Sambel Rempelo Ati
FAVORIT SAYA BANGET, NIH!
Sebenarnya Sambel SS itu yang juara sambel bawangnya. Jadi semua sambel yang basicnya Sambel Bawang, salah satunya sambel rempelo ati ini, sudah pasti enak! Ini selain sambel juga bisa dijadikan lauk, harganya juga murmer cuma Rp 3.500,- kalau saya nggak salah. Kebetulan hari ini sambel yang kami pesan agak keasinan sih, cuma tetep enak mungkin karena padu padan lauk kami sudah cocok banget satu sama lain. 
*Glek, nonton foto aja udah bikin nelen ludah*

5. Tambahan - Tempe, Cumi Goreng, dsb
 Saya hari ini menambah Tempe dalam daftar pesanan saya. Buat yang mau merasakan sensasi lain, pesan Tempe Tepung deh! Menurut SS, Tempe Tepung ini salah satu signature nya SS. 

Alamat SS :
Jl. Margonda, Depok
Kalau dari arah Margo City ke Selatan lagi, 100 Meter dari Lampu Merah Juanda
(Seberang Coffee Toffee kalau nggak salah)

SELAMAT MAKAN SAMBAL!
Related Posts with Thumbnails